SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di Universitas Airlangga berlangsung semarak. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, UNAIR menyelenggarakan perlombaan yang diikuti oleh civitas akademika UNAIR, baik pimpinan, karyawan, maupun mahasiswa.
Perlombaan yang diselenggarakan selepas upacara bendera ini berlangsung meriah. Terlihat antusiasme dari peserta dan penonton yang mengikuti seluruh acara hingga selesai.
Ada tiga perlombaan yang dipilih untuk dapat diikuti oleh civitas, yaitu lomba mendayung debhok (batang pisang) yang dilaksanakan di danau Kampus C, UNAIR, lomba presenter dan lomba yel-yel yang diselenggarakan di depan kantor Manajemen. Masing-masing unit, lembaga, dan fakultas beramai-ramai mengikuti perlombaan yang juga diikuti oleh mahasiswa asing ini.
“Lomba-lomba ini lebih untuk meningkatkan semangat teman-teman sivitas akademika UNAIR. Bagaimana caranya guyub, tetap semangat, tetap mengingat bahwa mengisi kemerdekaan ini perlu semangat, perlu guyub, perlu bersama-sama,” ujar Rektor UNAIR Prof. Dr. M. Nasih, S.E., M.T., Ak.
Jajaran pimpinan baik unit, lembaga, dan fakultas tak mau ketinggalan mengikuti perlombaan. Pada perlombaan presenter bahasa Jawa, ada sebagian dari peserta yang merupakan pengguna bahasa Jawa pasif. Sehingga, pada pembacaan berita, penonton maupun peserta lain terpingkal-pingkal, mengingat ejaan bahasa Jawa yang begitu kompleks.
Rektor UNAIR mengatakan, perlombaan dalam rangka perayaan kemerdekan RI ini untuk mendorong civitas, bahwa kemerdekaan yang telah diraih masyarakat Indonesia didapat karena perjuangan yang luar biasa. Ia berharap, civitas akademika UNAIR tetap semangat menghidupkan bahasa Jawa agar tidak punah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




