Selasa, 17 September 2019 12:22

Soal Anggaran untuk Angkutan Gratis Siswa SD di Trenggalek masih Timbulkan Pro Kontra

Kamis, 28 Juli 2016 16:04 WIB
Wartawan: Herman Subagyo
Soal Anggaran untuk Angkutan Gratis Siswa SD di Trenggalek masih Timbulkan Pro Kontra
Siswa SD di kecamatan Munjungan. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sebagian besar sopir angkutan umum di wilayah pegunungan dan perbukitan menyambut baik rencana pemerintah daerah yang akan menggandeng mereka untuk bekerjasama dalam program angkutan gratis bagi siswa SD.

"Saya menyambut baik gagasan dari pemerintah daerah yang akan bekerjasama dengan kami. Intinya saya sangat setuju dengan program dari pemerintah ini," ungkap Nurhadi salah satu sopir angkutan umum saat ditemui di terminal MPU Trenggalek, Kamis (28/7).

Menurut Nurhadi, rencana pemerintah ini akan sangat membantu dirinya dan beberapa teman seprofesinya. Mengingat, selama beberapa tahun belakangan ini trayek angkutan dari Panggul - Trenggalek sempat mengalami kelesuan dari sisi jumlah penumpang yang selanjutnya berimbas pada minimnya nilai pendapatan.

Ia juga mengaku telah mendengar informasi tersebut beberapa hari yang lalu dari teman sejawatnya dan tetangga sekitar.

Kendati para sopir menyambut baik rencana dari pemerintah ini, tidak demikian halnya dengan Moh. Husni Taher Hamid anggota DPRD asal Partai Hanura.

"Kalau menurut saya untuk apa pemerintah daerah menyediakan atau mengalokasikan anggaran APBD untuk kebutuhan antar jemput siswa. Anggaran soal itu semestinya bisa diambilkan dari dana BOS (bantun operasional sekolah)," kata Husni di gedung DPRD Trenggalek.

Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Trenggalek melalui Kepala Dinas Pendidikan, Koesprigianto, berencana mengusulkan anggaran sewa mobil untuk antar jemput siswa Sekolah Dasar (SD) melalui perubahan anggaran keuangan tahun ini. Mekanisme bentuk kerjasama antara pemerintah daerah dan para sopir angkutan umum, yaitu para sopir angkutan umum diminta untuk antar jemput siswa sekolah dasar.

Para siswa yang mendapat fasilitas gratis antar jemput ini dikhususkan untuk wilayah pegunungan dan perbukitan yang meliputi wilayah Kampak, Munjungan, Watulimo, Panggul, Dongko, Pule dan Bendungan. Ketujuh wilayah kecamatan ini ditengarai banyak sekali siswa SD mengendarai kendaraan sendiri saat berangkat dan pulang sekolah. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...