Petugas saat melakukan pembasahan sisa-sisa api.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Gedung Yayasan Nurul Hayat di Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban terbakar, Rabu (27/7). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pulul 18.00 WIB.
Informasi dari BPBD Tuban, penyebab kebakaran tersebut terjadi karena konsleting listrik yang berasal dari kipas angin.
BACA JUGA:
- Kerugian Akibat Kebakaran Pasar Baru Tuban Capai Miliaran Rupiah, Bupati Lindra Siapkan Revitalisasi
- Jelang Revitalisasi, 41 Kios Pasar Baru Tuban Ludes Terbakar, Taksir Kerugian hingga Ratusan Juta
- Hidup Sebatang Kara, Lansia di Tuban Tewas Terpanggang Usai Rumahnya Dilalap Api
- Mediasi Pasca Demo Insiden Kebakaran, Manajemen PT TPPI Janji Tidak Lanjuti Keluhan Warga
"Menurut keterangan saudara Jauhari salah satu pengurus yayasan, kipas angin dalam kondisi nyala. Kemudian, mengalami korsleting, dan sempat muncul ledakan kecil," ujar Plt Kepala BPBD Tuban, Joko Ludiono ketika dikonfirmasi BANGSAONLINE.com
Selanjutnya, kata Joko, percikan api tersebut jatuh di kasur dan membakar dengan cepat keseluruhan ruangan. Beruntung pada saat itu para santri sedang menunaikan sholat maghrib berjamaah sehingga tidak ada korban jiwa.
"Kerugian ditaksir Rp 50 juta rupiah," jelas Joko begitu sapaan akrabnya.
Mantan Camat Gerabagan itu menyampaikan, untuk memadamkan kobaran api, BPBD mengerahkan 3 mobil Pemadam Kebakaran. Rinciannya, 2 mobil milik BPBD, 1 mobil PMK milik PT Semen Gresik dan 1 mobil tangki air dari BPBD untuk support damkar.
"Kita padamkan api sampai pembasahan dan dimungkinkan sudah aman," tandas Joko.
"Sementara para satri dipindahkan ke balai kelurahan. Di tempat itu diberi sosialisasi dan santri yang luka ringan langsung ditangani," tutupnya. (wan/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




