"Kami berharap, Kabupaten Gresik menjadi kabupaten percontohan bagi daerah lain agar turut serta mengembangkan komoditi, sehingga dapat memajukan daerahnya masing-masing. Terutama peningkatan perekonomian bagi masyarakat," sambungnya.
Bupati menyatakan, bahwa pemerintah sudah mempersiapkan lahan seluas 10 hektar dari total luas 50 hektar untuk dipergunakan TTP, yang terletak di Desa Sukodono Kecamatan Panceng. "Pemkab Gresik sudah siapkan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan TTP," tegasnya.
Di samping itu, tambah dia, lahan seluas 40 hektar juga sudah dibangun embung (waduk) yang nantinya dapat dimanfaatkan warga setempat untuk pengairan. "Saat ini sudah masuk tahap ke-2 proses pembangunannya," pungkasnya.
Sementara narasumber lain, Dr. Ir. Tri Sudaryono, Kepala Badan Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Timur (BTPT Jatim), dalam paparannya menjelaskan bahwa desa Sukodono Kecamatan Panceng merupakan daerah yang sangat strategis dan cocok jika didirikan TTP.
Sebab, di sana tersedia lahan yang memadai, serta akses jalan menuju desa tersebut juga sudah memenuhi syarat.
Menurut dia, Gresik adalah salah satu sentra produksi mangga di Jawa Timur dan berpotensi sebagai industri berbasis mangga. Salah satu komoditi baru yang akan berkembang di Gresik adalah mangga Agri Gardina yakni persilangan antara mangga arumanis dengan mangga Saigon.
Diharapkan nantinya dapat berkembang dengan baik di Gresik, sehingga dapat menarik minat masyarakat lokal, maupun masyarakat luar Gresik agar berkunjung ke Gresik. "Sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat Gresik,” pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




