Setya Novanto di tengah pendukungnya. Foto: detik.com
Pimpinan Sidang Nurdin Halid pun meminta agar keduanya melakukan musyawarah mufakat. Meminta keduanya apakah akan dilanjutkan atau tidak.
Perolehan suara keduanya memang terpaut jauh. Suara yang didapat Novanto sebanyak 277 dan Akom 173 dari total 554 suara.
Pernyataan Akom langsung disambut sorak sorai ratusan peserta Munaslub. Akom bersama Novanto sebelumnya dinyatakan lolos untuk putaran kedua pemilihan karena perolehan suara keduanya mencapai 30 persen dari jumlah total pemilik suara dalam Munaslub.
"Kita beri aplaus dengan kebesaran jiwa, penuh kenegarawanan, dengan mengucap Bismillah bismillah hirohman nirohim kita tetapkan Bapak Setya Novanto sebagai ketum Golkar," ujar ketua Munaslub, Nurdin Halid.
Pengamat politik AS Hikam menilai wajar Setnov terpilih sebagai ketua umum Golkar mengalahkan kader yang lain. "Karena Golkar partai pragmatis," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




