Mabes TNI AL Setuju Hibahkan Lahan untuk Frontage Road

Mabes TNI AL Setuju Hibahkan Lahan untuk Frontage Road ?Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah bersama jajaran Mabes TNI AL, Lantamal V TNI AL Surabaya dan TNI AL Juanda untuk membahas hibah lahan milik TNI AL untuk pembangunan frontage road Waru-Buduran di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (7/5/2014). foto: daryanto/BANGSAONLINE

Adanya permintaan ini, Bupati Sidoarjo H Saiful Ilah yang memimpin pertemuan langsung meresponsnya. Ia memerintahkan kepada Kepala Dinas PU BIna Marga untuk mengurusi agar proses hibah lahan cepat selesai dan segera terwujud. “Ini semua untuk kepentingan umum mengingat, kondisi Sidoarjo sudah macet dan sebagai jalan alternatif untuk memecah kepadatan arus lalu lintas,” ujar Abah Ipul demikian dipanggil.

Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir Sigit Setyawan, menjelaskan terkait gapura dan monumen yang ikut terkena pembebasan untuk , ia akan mengajak konsultan untuk menaksir pembangunan yang ada. “Semua itu akan kami kerjakan dengan baik. Mudah-mudahan segera terwujud,” jelasnya.

Mengenai permintaan pemecahan tiga sertifikat milik TNI AL kiarena terpotong untuk sudah menjadi tanggung jawab Pemkab Sidoarjo. Mengingat, yang meminta adalah Pemkab Sidoarjo dan yang bertanggung jawab ke BPN adalah Pemkab Sidoarjo. “Alhamdulillah proses hibah lahan telah mendapat persetujuan dari Mabes TNI AL dan amanat ini akan kami lakukan dengan baik,” paparnya.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Sidoarjo mengakui, keberadaan Buduran-Waru yang panjangnya sekitar 10 km sangat bermanfaat bagi kepentingan umum. Karena selama ini, Jl A Yani mulai pagi hingga sore hari padat kendaraan dan harus ada alternatif pemecahannya. “Salah satunya adalah membangun ini,” ungkapnya.

Jalan pemecah kemacetan lalu lintasini lebarnya mencapai 10 meter dengan trotoar 1 meter. Untuk menjaga udara di Sidoarjo, PU BIna Marga juga akan menanam tumbuhan di sepanjang jalan bekerja sama dengan DKP.

Sebelum TNI AL menghibahkan lahannya, PT Maspion Group lebih dulu menghibahkan lahannya disusul beberapa perusahaan yang ada di sepanjang Jl A Yani utamanya di sisi timur rel KA Surabaya – Malang. “Semoga perusahaan lain yang ada di Buduran, Gedangan dan Waru rela menghibahkan lahannya,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video '3 Prajurit TNI Gugur Akibat Baku Tembak di Papua':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO