Senin, 19 Agustus 2019 18:05

Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam

Jumat, 12 Februari 2016 22:01 WIB
Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam
Penduduk menyelamatkan hewan ternaknya dari banjir. foto : zainal abidin/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Banjir mulai menggenangi beberapa kawasan desa di Ngawi Jum’at dini hari, (12/02). Banjir ini merupakan kiriman dari luapan Kali Madiun. Terpantau, banjir tersebut merendam 6 desa di Kecamatan Kwadungan dan Kecamatan Pangkur.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, 5 desa di Kecamatan Kwadungan terendam banjir antara lain Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari dan sebagian di Kendung. Sedangkan di Kecamatan Pangkur hanya satu desa yang kena dampak banjir yakni di Waruk Tengah. Rata-rata ketinggian air dari beberapa titik yang diukur mencapai 30 centimeter sampai 1,5 meter.

“Kalau kawasan sawah atau area pertanian banjir mulai masuk pada dini hari. Kemudian selang dua jam kemudian baru merendam kawasan perumahan. Kami sudah instruksikan kepada penduduk setempat agar waspada adanya banjir kiriman,” terang Kepala BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Jum'at (12/2).

Namun untuk berapa rumah yang terendam, kata Heru, belum diakumulasi. Hanya saja diprediksi lebih dari 50 rumah yang terendam. Sedangkan untuk area pertanian, setidaknya lebih dari 50 hektar sawah berisi tanaman padi siap panen terendam.

“Banjir ini tidak lain disebabkan meluapnya Kali Madiun yang kebetulan melintas di dua kecamatan itu. Kalau Madiun, Magetan dan Ponorogo intensitas hujanya tinggi otomatis yang kena dampak, ya di Ngawi ini,” terangnya.

Disinggung tentang kondisi Bengawan Solo, diakui Heru, mulai Kamis malam kemarin, (11/02) sekitar pukul 10.00-11.00 WIB sudah mencapai level siaga merah.

“Kondisi sekarang ini Bengawan Solo setiap per satu jamnya ketinggian air terus mengalami kenaikan mencapai 20 centimeter. Dan itu dipastikan akan mengalami kenaikan terus karena kondisi baik Ngawi maupun Solo cuaca hujan terus,” pungkasnya. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...