Kamis, 17 Oktober 2019 08:24

Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam

Jumat, 12 Februari 2016 22:01 WIB
Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam
Penduduk menyelamatkan hewan ternaknya dari banjir. foto : zainal abidin/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Banjir mulai menggenangi beberapa kawasan desa di Ngawi Jum’at dini hari, (12/02). Banjir ini merupakan kiriman dari luapan Kali Madiun. Terpantau, banjir tersebut merendam 6 desa di Kecamatan Kwadungan dan Kecamatan Pangkur.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, 5 desa di Kecamatan Kwadungan terendam banjir antara lain Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari dan sebagian di Kendung. Sedangkan di Kecamatan Pangkur hanya satu desa yang kena dampak banjir yakni di Waruk Tengah. Rata-rata ketinggian air dari beberapa titik yang diukur mencapai 30 centimeter sampai 1,5 meter.

“Kalau kawasan sawah atau area pertanian banjir mulai masuk pada dini hari. Kemudian selang dua jam kemudian baru merendam kawasan perumahan. Kami sudah instruksikan kepada penduduk setempat agar waspada adanya banjir kiriman,” terang Kepala BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Jum'at (12/2).

Namun untuk berapa rumah yang terendam, kata Heru, belum diakumulasi. Hanya saja diprediksi lebih dari 50 rumah yang terendam. Sedangkan untuk area pertanian, setidaknya lebih dari 50 hektar sawah berisi tanaman padi siap panen terendam.

“Banjir ini tidak lain disebabkan meluapnya Kali Madiun yang kebetulan melintas di dua kecamatan itu. Kalau Madiun, Magetan dan Ponorogo intensitas hujanya tinggi otomatis yang kena dampak, ya di Ngawi ini,” terangnya.

Disinggung tentang kondisi Bengawan Solo, diakui Heru, mulai Kamis malam kemarin, (11/02) sekitar pukul 10.00-11.00 WIB sudah mencapai level siaga merah.

“Kondisi sekarang ini Bengawan Solo setiap per satu jamnya ketinggian air terus mengalami kenaikan mencapai 20 centimeter. Dan itu dipastikan akan mengalami kenaikan terus karena kondisi baik Ngawi maupun Solo cuaca hujan terus,” pungkasnya. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...