Kamis, 23 Mei 2019 06:54

Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam

Jumat, 12 Februari 2016 22:01 WIB
Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam
Penduduk menyelamatkan hewan ternaknya dari banjir. foto : zainal abidin/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Banjir mulai menggenangi beberapa kawasan desa di Ngawi Jum’at dini hari, (12/02). Banjir ini merupakan kiriman dari luapan Kali Madiun. Terpantau, banjir tersebut merendam 6 desa di Kecamatan Kwadungan dan Kecamatan Pangkur.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, 5 desa di Kecamatan Kwadungan terendam banjir antara lain Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari dan sebagian di Kendung. Sedangkan di Kecamatan Pangkur hanya satu desa yang kena dampak banjir yakni di Waruk Tengah. Rata-rata ketinggian air dari beberapa titik yang diukur mencapai 30 centimeter sampai 1,5 meter.

“Kalau kawasan sawah atau area pertanian banjir mulai masuk pada dini hari. Kemudian selang dua jam kemudian baru merendam kawasan perumahan. Kami sudah instruksikan kepada penduduk setempat agar waspada adanya banjir kiriman,” terang Kepala BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Jum'at (12/2).

Namun untuk berapa rumah yang terendam, kata Heru, belum diakumulasi. Hanya saja diprediksi lebih dari 50 rumah yang terendam. Sedangkan untuk area pertanian, setidaknya lebih dari 50 hektar sawah berisi tanaman padi siap panen terendam.

“Banjir ini tidak lain disebabkan meluapnya Kali Madiun yang kebetulan melintas di dua kecamatan itu. Kalau Madiun, Magetan dan Ponorogo intensitas hujanya tinggi otomatis yang kena dampak, ya di Ngawi ini,” terangnya.

Disinggung tentang kondisi Bengawan Solo, diakui Heru, mulai Kamis malam kemarin, (11/02) sekitar pukul 10.00-11.00 WIB sudah mencapai level siaga merah.

“Kondisi sekarang ini Bengawan Solo setiap per satu jamnya ketinggian air terus mengalami kenaikan mencapai 20 centimeter. Dan itu dipastikan akan mengalami kenaikan terus karena kondisi baik Ngawi maupun Solo cuaca hujan terus,” pungkasnya. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...