Senin, 25 Maret 2019 09:35

Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam

Jumat, 12 Februari 2016 22:01 WIB
Banjir Terjang Ngawi, 2 Kecamatan Terendam
Penduduk menyelamatkan hewan ternaknya dari banjir. foto : zainal abidin/ BANGSAONLINE

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Banjir mulai menggenangi beberapa kawasan desa di Ngawi Jum’at dini hari, (12/02). Banjir ini merupakan kiriman dari luapan Kali Madiun. Terpantau, banjir tersebut merendam 6 desa di Kecamatan Kwadungan dan Kecamatan Pangkur.

Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, 5 desa di Kecamatan Kwadungan terendam banjir antara lain Simo, Sumengko, Tirak, Purwosari dan sebagian di Kendung. Sedangkan di Kecamatan Pangkur hanya satu desa yang kena dampak banjir yakni di Waruk Tengah. Rata-rata ketinggian air dari beberapa titik yang diukur mencapai 30 centimeter sampai 1,5 meter.

“Kalau kawasan sawah atau area pertanian banjir mulai masuk pada dini hari. Kemudian selang dua jam kemudian baru merendam kawasan perumahan. Kami sudah instruksikan kepada penduduk setempat agar waspada adanya banjir kiriman,” terang Kepala BPBD Ngawi Eko Heru Tjahjono kepada wartawan, Jum'at (12/2).

Namun untuk berapa rumah yang terendam, kata Heru, belum diakumulasi. Hanya saja diprediksi lebih dari 50 rumah yang terendam. Sedangkan untuk area pertanian, setidaknya lebih dari 50 hektar sawah berisi tanaman padi siap panen terendam.

“Banjir ini tidak lain disebabkan meluapnya Kali Madiun yang kebetulan melintas di dua kecamatan itu. Kalau Madiun, Magetan dan Ponorogo intensitas hujanya tinggi otomatis yang kena dampak, ya di Ngawi ini,” terangnya.

Disinggung tentang kondisi Bengawan Solo, diakui Heru, mulai Kamis malam kemarin, (11/02) sekitar pukul 10.00-11.00 WIB sudah mencapai level siaga merah.

“Kondisi sekarang ini Bengawan Solo setiap per satu jamnya ketinggian air terus mengalami kenaikan mencapai 20 centimeter. Dan itu dipastikan akan mengalami kenaikan terus karena kondisi baik Ngawi maupun Solo cuaca hujan terus,” pungkasnya. (nal/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...