Rabu, 17 Juli 2019 14:34

Cagub Jatim 2018? PDIP Pertimbangkan Usung Cagub/Cawagub dari Unsur Nahdliyin

Selasa, 19 Januari 2016 02:25 WIB
Cagub Jatim 2018? PDIP Pertimbangkan Usung Cagub/Cawagub dari Unsur Nahdliyin
Kusnadi, SH M.Hum

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah memutuskan mengusung kader internal, yaitu A Halim Iskandar sebagai calon gubernur Jatim. Sementara Partai Demokrat (PD) masih dalam proses mencari figur penganti Soekarwo.

Kini, giliran PDIP yang bersikap dalam menyongsong pilgub 2018. Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi, SH M.Hum mengungkapkan, saat bertemu Megawati di sela Rakernas baru-baru ini, disebutkan pilgub Jatim akan menjadi momen penting PDI-P untuk merebut kekuasaan di Jawa Timur. Untuk itu, tahun ini juga, PDI-P akan mulai melakukan penjajakan dan konsolidasi internal partai untuk persiapan penjaringan calon gubernur Jatim 2008.

“Waktu kurang dua tahun itu tidak panjang, kami ingin menang di pilgub nanti maka persiapan harus mulai tahun ini,” beber politisi senior PDIP itu kepada bangsaonline.com.

Wakil Ketua DPRD Jatim ini juga memastikan akan mempertimbangkan soal koalisi di Jawa Timur mengingat PDI-P memiliki 19 kursi, kurang 1 kursi sebagai syarat untuk mengusung calon gubernur. Termasuk mempertimbangkan tentang kondisi Jawa Timur yang heterogen. Sehingga bisa saja PDI-P dalam pilgub nanti akan menggandeng tokoh atau figur dari nahdliyin.

“Bisa saja kita mengusung calon dari tokoh nahdliyin, tinggal kombinasinya nanti siapa yang menjadi cagub dan siapa cawagub,” tukasnya.

Berbeda dengan Kusnadi, Giyanto, dari Badan Pemenangan Pilkada DDP PDIP Jatim, mengaku akan mencagubkan kader internal PDIP. Ia mengungkapan, walaupun pilgub baru digelar Juni 2018, tapi PDIP sudah menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya menyaring sejumlah nama untuk diusung maju sebagai calon gubernur.

"Banyak kader potensial PDIP yang layak diusung maju cagub Jatim. Untuk saat ini ada beberapa nama dari tingkat kabupaten/kota yang bisa ditarik, misal Abdullah Abdullah Azwar Anas, bupati terpilih Banyuwangi, Tri Rismaharini walikota terpilih Surabaya, Budi Sulistyono (Kanang), bupati terpilih Ngawi dan dari DPP nama Pramono Anung," ujar Politisi yang duduk sebagai anggota komisi C DPRD Jatim ini.

Giyanto mengatakan, sejumlah nama itu sangat berpotensi untuk diusung menjadi cagub Jatim di pilgub 2018. Menurut dia, selain keberhasilan mereka yang sudah tidak diragukan lagi dalam memimpin daerah, tingkat popularitas mereka pun cukup tinggi sehingga DPP mulai melakukan sejumlah langkah untuk memilih satu atau bahkan 2 untuk posisi cagub dan cawagub di pilgub 2018.

Saat ditanya adakah kemungkinan untuk posisi cagub diambil dari luar kader partai, misal Wagub Saifullah Yusuf dan Mensos Khofifah Indar Parawansa, Giyanto menegaskan, walaupun kursi partainya di DPRD Jatim hanya 19 atau kurang 1 kursi untuk bisa mengusung calon, tapi untuk posisi cagub PDIP akan mengusung kader partai karena potensinya cukup besar untuk bisa memperoleh kemenangan, sedangkan posisi cawagub masih ada kemungkinan dari luar kader.

"Target PDIP untuk pilgub Jatim adalah menang karena Jatim bagian penting untuk membangun sinergitas pemerintahan. Dengan Jatim dipimpin kader PDIP maka sistem pembangunan akan sejalan dan sinergi dengan pemerintah pusat yang juga dipimpin kader PDIP, sehingga sudah tidak ada kata tawar untuk posisi cagub harus kader partai," ungkap orang dekat Megawati ini. (mdr/rev/bersambung)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Sabtu, 06 Juli 2019 15:08 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...