Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim (pegang mik) saat memberi sambutan. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - KPU Kabupaten Kediri menggelar FGD (Focus Group Discusion) terkait evaluasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri Tahun 2024 di Pendopo Punden Mbah Tugu, di Desa Tugurejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Selasa (18/2/2025).
FGD dilaksanakan dua sesi. Sesi pertama melibatkan anggota Forkompinda Kabupaten Kediri dan TNI Polri serta pemberhati pemilu di Kabupaten Kediri. Pada acara tersebut KPU Kabupaten Kediri mendatangkan dua nara sumber yaitu Ketua LP2M IAIN Kediri Taufik Alamin dan pegiat media Hari Tri Wasono.
BACA JUGA:
- Upah Rp70-90 Ribu, Penambang Pasir Brantas Kediri Tetap Bertahan
- Wali Kota Kediri Dorong Guru TK Ciptakan Pembelajaran Menyenangkan di Era Digital
- Wali Kota Kediri Tekankan Stabilitas Daerah Demi Kelancaran Pembangunan
- Di Pertemuan Rutin Himasal dan Lim, Gus Qowim: Ulama dan Umara Harus Sinergi dengan Masyarakat
Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim, mengatakan, bahwa FGD ini digelar dalam rangka penyusunan atau penguatan materi evaluasi tahapan Pilkada serentak tahun 2024.
"Kami secara internal sudah melaporkan rangkaian tahapan ini kepada KPU RI dengan mengisi kuesioner atau tata cara dan juga pertanyaan-pertanyaan yang memang dibuat KPU RI untuk kami melakukan evaluasi,"kata Nanang Qosim.
Tapi, lanjut Nanang, kalau evaluasi dilaksanakan oleh penyelenggara mungkin kurang objektif, ada beberapa hal yang penting dan dibutuhkan sebagai masukan sehingga pihaknya menggelar FGD dua sesi.
Menurut Nanang, sesi yang pertama pihaknya melibatkan Forkompinda kemudian SKPD terkait, Kepolisian, TNI dan juga pemberhati pemilu. Mereka diundang untuk memberikan masukan berkaitan tahapan-pilkada tahun 2024.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




