Ketua KPU Kabupaten Kediri Nanang Qosim (pegang mik) saat memberi sambutan. Foto: Muji Harjita/BANGSAONLINE
"Kemudian pada sesi kedua, kami melibatkan kawan-kawan medi, ada beberapa catatan yang memang sama bahwa yaitu pelaksanaan pilkada dan pemilu diharapkan di waktu yang berbeda untuk memaksimalkan proses sosialisasi tahapan dan beberapa hal lain,"terangnya.
Selain itu, lanjut Nanang, berkaitan dengan sosialisasi yang sudah dilakukan, ada kenaikan jumlah partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024 lalu. Ia berharap ke depan lebih efektif lagi dan lebih banyak sosialisasi lagi, sehingga partisipasi juga akan semakin meningkat lagi.
Ditambahkan Nanang, juga ada masukan berkaitan dengan pelaksanaan (rekruitmen) di badan ad hoc (PPK, PPS dan KPPS) ada catatan-catatan yaitu kedepan perlu melibatkan beberapa pihak.
Sedangkan terkait pengamanan logistik, menurut Nanang, ada masukan dan catatan dari pihak keamanan, termasuk juga dalam kegiatan kampanye. Pihak Kepolisian dan TNI meminta bahwa kedepan peserta pemilu itu bisa melaporkan atau me- menyampaikan jadwal kampanye itu lebih dini. Karena selama ini rata-rata dilaporkan H -1 bahkan kurang berapa jam.
"Tadi masukan dari kepolisian meminta (terkait jadwal kampanye) untuk disampaikan lebih awal lagi, sehingga pemetaan personil dan hal yang lain bisa dikonsep lebih baik lagi"pungkas Nanang. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




