Sabtu, 16 November 2019 06:04

Warga Desa Randuagung Gresik Deklarasikan Desa Anti Narkoba

Jumat, 08 Januari 2016 12:54 WIB
Warga Desa Randuagung Gresik Deklarasikan Desa Anti Narkoba
Warga Randuagung ketika mengikuti sosialisai BNN. foto: syuhud/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pernyataan Presiden RI ke-7, Joko Widodo bahwa Indonesia merupakan negera darurat narkoba beberapa waktu lalu, mendapatkan respon masyarakat luas.

Desa Randuagung Kecamatan Kebomas misalnya, dengan kesadaran para warganya, mereka mendeklarasikan sebagai desa anti narkoba, Jumat (8/1).

Deklarasi dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, ibu-ibu PKK desa/kecamatan, serta para pemuda/pemudi. Mereka berkumpul di depan Pos Keamanan RW 3 untuk mendeklarasikan siap perang melawan narkoba.

Menurut Ketua RW, Sugiri, pihaknya mengatakan sangat bangga karena masyarakatnya sudah banyak menjadi kader anti narkoba, khususnya para remaja.

Para remaja di Desa Randuagung sangat antusias dengan terbentuknya desa anti narkoba. "Sebagai Ketua RW saya sangat bangga melihat hal ini," katanya.

Menurut dia, narkoba adalah musuh bersama. Sebab, narkoba mampu membuat orang hilang akal, bahkan mati. Karenannya, narkoba selalu menghantui anak-anak. "Gara-gara narkoba anak kita terjerumus ke dalam lembah hitam yang pada akhirnya akan merusak masa depan mereka," jelasnya.

Dia mengaku bersama warganya bertekad menjadikan Desa Randuagung sebagai desa anti narkoba.

Langkah yang dilakukan untuk mewujudkan itu seperti telah mengaktifkan kembali sarana dan prasarana olahraga, serta berbagai kegiatan positif, seperti hadrah, bela diri serta kegiatan lainnya yang sudah berjalan dengan baik. "Memang kita nantinya akan mati, namun mati bukan karena narkoba," tukasnya.

Usai mendeklarasikan desa anti narkoba, warga Randuagung langsung berkumpul di balai desa Randuagung mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba oleh BNN Kabupaten Gresik.

Sementara itu Camat Kebomas, Jairudin mengaku mendukung terbentuknya desa anti narkoba, yang digagas oleh warga Randuagung. "Saya sangat mendukung keberadaan desa Randuagung yang berkomitmen untuk menyelamatkan warga dan generasi mudanya dari bahaya narkoba, semoga langkah Desa Randuagung ini bisa ditiru oleh desa/kelurahan lainnya," pungkasnya. (hud/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...