Jumat, 27 November 2020 07:58

Menteri PAN-RB Bakal Pangkas PNS

Rabu, 06 Januari 2016 23:32 WIB
Menteri PAN-RB Bakal Pangkas PNS
Menpan RB, Yuddy Chrisnandi. foto: liputan6

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) tidak hanya melakukan moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun ini, tetapi juga mewacanakan pemangkasan jumlah PNS.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Yuddy Chrisnandi mengakui akan ada pemangkasan PNS. Namun rencana pengurangan jumlah PNS ini belum dikaji secara menyeluruh.

"Belum dikaji secara komprehensif. Yang pasti kita akan melakukan efisiensi," tutur Yuddy dilansir merdeka.com Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (6/1).

Beberapa opsi yang dipertimbangkan Kemenpan RB salah satunya adalah memberlakukan pensiun dini bagi sejumlah PNS. Namun sekali lagi, Yuddy mengatakan, belum ada kajian yang komprehensif terkait opsi tersebut.

"(Benar akan dipensiunkan dini?) Ada rencana, tapi masih dalam kajian. Jadi terlalu dini kalau disampaikan sekarang. Kita akan kaji sematang mungkin," imbuh Yuddy.

Yuddy mengatakan, saat ini rasio PNS terhadap jumlah penduduk berada di angka 1,77 persen, dengan angka kepegawaian mencapai 4.517.000 pegawai. Sementara rasio yang ideal berada di angka 1,5 persen.

"Kita akan turunkan rasio kepegawaian yang sekarang ini. Untuk efisiensi, kami, Kemenpan melakukan kajian bahwa idealnya di angka 1,5 persen ratio jumlah pegawai pemerintah terhadap jumlah penduduknya," jelas Yuddy.

"Jadi kalau sekarang jumlah 4,5 (juta), hitung saja 1,5 persen kalikan 250 juta kira-kira berapa tuh PNS-nya," imbuh Yuddy.

Yuddy mengaku belum membicarakan rencana ini dengan pihak-pihak terkait, namun kajian menyeluruh akan diselesaikan secepatnya. Bahan pertimbangan melakukan pemangkasan PNS itu, lanjut Yuddy adalah minimnya anggaran pemerintah serta penerimaan pajak yang tidak mencapai target tahun 2015.

"(Kapan kajian selesai?) Secepatnya. Karena kita sudah bicarakan lama. Anda kan tahu sendiri belanja pegawai kita ini hampir 40 persen. Belanja modal dan barang yang terkait belanja pegawai juga makin tinggi. Anda tahu sendiri penerimaan pajak tidak mencapai 100 persen dari targetnya. Berarti kita harus melakukan penghematan," ucap Yuddy.

"Nah salah satu yang bisa dihemat adalah pengeluaran belanja pegawai. Oleh karenanya kan ada moratorium. Tetapi kan moratorium ini sampai kapan. Karena itu harus ada langkah-langkah progresif dalam melakukan penataan kepegawaian. Langkah-langkah progresif itu di antaranya harus menurunkan beban belanja pegawai melalui tingkat ratio yang paling mungkin. Yang tidak mengganggu pelaksanaan tugas-tugas birokrasi pemerintahan," papar Yuddy.

Diakui Yuddy bahwa kebijakannya akan menuai reaksi publik, namun Yuddy mengaku sudah siap menerima berbagai reaksi yang akan muncul akibat wacana kebijakannya tersebut. (mer/rev)

Sumber: merdeka.com
Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Selasa, 10 November 2020 09:44 WIB
Oleh: M. Mas’ud Adnan --- Peristiwa 10 November 1945 adalah tonggak sejarah sangat penting bagi bangsa Indonesia, terutama umat Islam. Sebab, pada momentum 10 November itulah, nasionalisme mendapat pemaknaan sangat signifikan dalam paradigma k...
Minggu, 22 November 2020 21:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Jumat, 06 November 2020 10:34 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...