Jumat, 07 Mei 2021 22:21

Atasi Macet di Bundaran Dolog, Dishub Siapkan Rekayasa

Selasa, 05 Januari 2016 22:22 WIB
Atasi Macet di Bundaran Dolog, Dishub Siapkan Rekayasa
Polisi saat melakukan pengaturan arus lalu lintas di Bundaran Dolog jalan Ahmad Yani Surabaya, Senin lalu. foto: suarasurabaya.net

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Frontage Road sebelah barat Jalan Ahmad Yani masih belum tuntas dalam hal pembebasan lahan. Dishub Surabaya belum sepenuhnya membuka jalan itu, menunggu pembebasan lahan oleh Dinas PU Bina Marga.

Akibatnya, beban jalan Ahmad Yani di jam-jam padat kendaraan belum bisa terurai. Kepadatan akan terjadi ketika pengendara menumpuk di depan Kantor Depot Logistik (Dolog) atau seputar Taman Pelangi.

Untuk mengantisipasi hal ini, Dishub Surabaya akan memberlakukan simpang baru di Jalan Jemur Handayani I, di frontage road sisi timur. Ini untuk mengurai kendaraan yang melintasi rel kereta api Dolog yang relatif sempit.

"Masih banyak kendaraan yang crossing dari Jalan Jemur Ngawinan melalui rel kereta api ke Bundaran Dolog sehingga terjadi bottle neck (jalan menyempit,red)," ujar Plt Kadishub Surabaya, Irvan Wahyu Drajat kepada suarasurabaya.net, Selasa (5/1/2016).

BACA JUGA : 

2017, Pemkot Fokus Tuntaskan Frontage Road Sisi Barat dan MERR

Resmikan Frontage Sisi Barat, Wali Kota Risma Berharap Perekonomian Warga Sekitar Meningkat

Pembangunan FR Sisi Barat: Bebaskan RSI dan SMA Khadijah, PUBMP Surabaya Anggarkan 35 M

Komisi C Deadline PWU Hentikan Proyek Frontage dalam Waktu Seminggu

Menurutnya, kecenderungan pengendara ini salah satu penyebab kemacetan. Sebab itulah dalam waktu dekat Dishub Surabaya akan menyesuaikan simpang baru Jalan Jemur Handayani I.

Nantinya, pengendara dari Jalan Jemur Ngawinan yang hendak menuju ke utara, ke tengah kota, melalui Bundaran Dolog, tidak bisa langsung melintas ke rel kereta api. Harus berputar dulu melalui simpang baru ini.

Sementara untuk frontage road sebelah barat, Wahyu mengatakan, Dishub harus menunggu penyelesaian fisik oleh Dinas PU Bina Marga untuk penerapan rekayasa lalu lintas.

"Otomatis, semua rekayasa lalu lintas, baik perambuan, permarkahan, dan papan informasi penunjuk jalan harus menunggu bangunan fisik selesai. Minimal sampai Injoko," katanya.

Meski demikian, Wahyu mengatakan rekayasa lalu lintas sebenarnya sudah dilakukan sebagian. Bersama Kepolisian dan Satpol PP, Dishub mengatur jalur mana yang bisa dibuka dan ditutup.

"Tidak bisa kami buka semua, karena akan bottle neck di bangunan-bangunan yang belum terbebaskan. Yang sudah kami fungsikan untuk mengurangi beban jalan depan Hotel Pavilio sampai ke Injoko," ujarnya.

Dishub juga tidak bisa memutuskan untuk menutup semua ruas frontage road yang belum tuntas itu. "Karena masih ada tempat usaha yang harus kita fasilitasi," ujarnya.

Selain itu, akses jalan menuju Menanggal serta ke Masjid Agung Surabaya adalah ruas yang harus dibuka oleh Dishub. Sistem yang diberlakukan pun buka tutup.

Adapun beberapa persil di Frontage Road Barat yang belum terbebaskan, yang paling utama adalah SPBU di Jalan Ahmad Yani. "Itu krusial," kata Irvan.

Selain itu, persil lainnya adalah kantor Dolog dan dinas pertanian, sebagian lahan Polda Jatim, serta Universitas Bhayangkara. (sby2/ssn)

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...