Minggu, 24 Maret 2019 02:30

Dampak Guyuran Hujan Abu Gunung Bromo, Warga Arjosari Lumajang Gagal Panen

Minggu, 27 Desember 2015 22:42 WIB
Dampak Guyuran Hujan Abu Gunung Bromo, Warga Arjosari Lumajang Gagal Panen
Erupsi Gunung Bromo. foto: detik

LUMAJANG, BANGSAONLINE.com - Ratusan hektar tanaman milik suku Tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro terancam gagal panen akibat erupsi Gunung Bromo. Sebab, hujan vulkanik mengakibatkan komoditi tanaman kentang, gubis rusak dan membusuk.

Kepala Desa Argosari, Ismail kepada wartawan mengatakan, ratusan hektar tamanan masyarakat gagal panen kerena membusuk akibat abu vulkanik kiriman dari Gunung Bromo. "Sekitar seratus hektar, tamanan milik warga rusak," katanya.

Hampir seluruh warga Desa Argosari berprofesi sebagai petani. Akibat hujan abu kiriman dari Gunung Bromo, perekonomian warga setempat lumpuh.

Menurut Ismail, lahan pertanian milik suku tengger di Desa Argosari ini telah satu minggu diguyur hujan abu vulkanik Gunung Bromo, termasuk permukiman warga. "Sekitar satu mingguan dan bisa dilihat sendiri bagaimana kondisi tanaman kentang milik warga," katanya.

Sunarmi (45) salah satu petani yang tanaman kentangnya banyak yang layu akibat dihujani abu vulkanik Bromo pesimis kentangnya bisa di panen karena tebalnya abu yang menempel di dedaunan.

"Sudah satu minggu lebih hujan abu, tamanan membusuk dan gagal panen," ujar Sunarmi ketika ditemui di lahan pertanian kentang miliknya.

Data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan abu vulkanik Gunung Bromo hingga kini terus mengarah ke timur, dengan tremor kegempaan masih fluktuatif.

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Bromo mengguyur yang berwarna kecoklatan ini juga mempengaruhi jarak pandang saat berkendara. Selain itu, abu vulkanik Gunung Bromo juga mengganggu pernafasan warga.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD sudah membagikan masker untuk membantu warga saat beraktivitas ditengah hujan abu. "Masker sudah kita bagikan, namun jika memang masih kurang kami siap memberikan masker tambahan ke wilayah terdampak," pungkas Kabid Kesiapsiagaan BPBD Lumajang Hendro. (ron/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...