DUKA: Suasana pemakaman pilot Golden Eagle, Letkol Pnb Marda Sarjono di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Senin (21/12). foto: jibi
Ryamizard mengatakan ke depannya, insiden semacam itu tidak boleh terjadi lagi entah itu disebabkan faktor human error ataupun faktor teknsi pesawat. Khusus untuk perawatan pesawat, Ryamizard punya catatan khusus.
"Saya sebetulnya baru beberapa bulan dari tempat mereka (Korsel). Itu belum terlalu lama. Masih relatif baru ini pesawatnya. Ke depan tidak boleh terjadi lagi. Jadi jangan hanya membeli pesawat saja ataupun alutsista. Pemeliharaan itu mahal, tapi harus dilakukan," kata Ryamizard.
Sementara, puing pesawat T-50i yang jatuh di Yogyakarta telah rampung dievakuasi. Evakuasi berlangsung tertutup dan dijaga ketat Polisi Militer. Evakuasi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, Senin (21/12). Wartawan dilarang mendekat. Beberapa Polisi Militer berjaga dan menegur siapa saja yang berusaha mendekat atau mengambil gambar.
Puing pesawat sebelumnya ditutup terpal warna hitam dan sekelilingnya dipasangi garis pembatas warna kuning. Proses evakuasi rampung pada pukul 17.10 WIB. Sebelumnya KSAU Marsekal Agus Supriyatna mengatakan bahwa tim investigasi telah tiba di Yogyakarta.
Tim terdiri dari 7 orang dan dipimpin oleh Wakil KSAU Marsdya Hadiyan Suminta Atmaja. TNI AU juga akan melibatkan pihak produsen Golden Eagle dari Korea Selatan."Tapi sebelum yang dari Korea datang, kami juga sudah bergerak. Mereka kita libatkan," kata Agus.
Terpisah, Pilot Golden Eagle, Letkol Pnb Marda Sarjono, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Senin (21/12). Isak tangis istri, Dian Ambarwati, mewarnai pemakaman.
Dian terus menangis sambil merangkul nisan almarhum suaminya. Dia didampingi 3 anaknya. Sejumlah kerabat dan teman dekat korban ikut menitikkan air mata. Pemakaman dihadiri Pangko Ops II Makassar Marsda TNI AU Dody Trisunu, Dan Lanud Iswahyudi Madiun Marsma Fahri Adami, dan sejumlah anggota TNI AU. (dtc/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




