Senin, 01 Juni 2020 07:54

Jumlah Penderita HIV/Aids di Bojonegoro Terus Meningkat

Senin, 30 November 2015 16:18 WIB
Jumlah Penderita HIV/Aids di Bojonegoro Terus Meningkat

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kasus penderita HIV/Aids di Kabupaten Bojonegoro terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2014 lalu, jumlah penderita penyakit berbahaya itu sebanyak 132 kasus, sementara penderita yang meninggal dunia sebanyak 37 orang.

"Sesuai data, pada tahun 2015 ini jumlah penderita HIV/Aids di Bojonegoro meningkat," ungkap kepala sekretariat Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Bojonegoro, Jhonny Nur Harianto, Senin siang (30/11).

Dia menyebutkan, hingga akhir November 2015 ini penderita HIV/Aids di Kota Ledre sebanyak 145 orang dan 18 korban meninggal dunia. Meningkatnya penderita penyakit itu, kata dia, karena kurang sehatnya masyarakat dalam "hidup" sehari-sehari.

"Hidup yang dimaksud yaitu masyarakat sering gonta-ganti pasangan atau jajan sembarangan (berhubungan badan dengan wanita lain,red)," paparnya.

Melihat tingginya angka penderita HIV/Aids di Bojonegoro itu, pihaknya tak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat. "Kepada seluruh masyarakat agar tidak berperilaku buruk, jangan gonta-ganti pasangan, jangan jajan (berhubungan dengan wanita/laki-laki lain,red) dan jangan mengkonsumsi narkoba. Karena selain merusak kesehatan, perbuatan itu juga merupakan larangan agama," tandasnya.

Menurut Jhonny, data-data jumlah penderita HIV/Aids itu diketahui dari puskesmas dan RSUD di Bojonegoro. Dia memprediksi jika penderita HIV/Aids masih banyak lagi yang belum terdeteksi, misalnya masyarakat yang belum melakukan tes HIV di puskesmas maupun rumah sakit.

"Penderita HIV/Aids di Bojonegoro itu seperti gumpalan salju, yang terlihat hanya sedikit (hanya data dari RSUD,red). Yang belum melakukan tes pasti lebih banyak lagi," ungkapnya.

Seluruh wilayah Jawa Timur, kata dia, Kabupaten Bojonegoro menempati urutan kedelapan. Sementara Kota Surabaya sejak beberapa tahun terakhir peringkat pertama dengan jumlah penderita HIV/Aids di wilayah Jawa Timur. "Tertinggi Surabaya, kemudian Malang dan kota-kota besar lainnya," katanya.

Jhonny menambahkan, di tahun 2015 ini sebanyak 18 orang penderita HIV/Aids di Bojonegoro yang meninggal dunia didominasi oleh laki-laki. Selain itu, ratusan penderita itu juga menyebar di seluruh kecamatan di Bojonegoro. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...