Tutup tanam Garda Tebu Nusantara di Kebun Benih Datar (KBD) tebu varietas Panjalu. Foto: Ist
Sementara itu, Direktur Utama PT Embah Cacing, Abdul Kholiq, menyatakan pihaknya mendukung program ini dari sisi finansial dan pendampingan teknis.
“Kami mendukung dari sisi finansial agar pelaksanaan program berjalan lancar. Secara teknis pengembangan benih dilakukan sesuai arahan dan standar yang ditetapkan Kementerian Pertanian,” ucapnya.
Menurut dia, Kediri memiliki potensi besar untuk pengembangan tebu karena kondisi lahan dan sistem pengairan yang baik. Varietas Panjalu dinilai lebih produktif dan tahan terhadap penyakit tanaman tebu.
“Harapannya produktivitas petani meningkat dan kebutuhan benih unggul bisa terpenuhi sehingga target swasembada gula dapat tercapai,” sambungnya.
Kementan menargetkan pengembangan tebu nasional mencapai puluhan ribu hektare pada 2026, dengan Kediri sebagai salah satu daerah prioritas. Melalui program Garda Tebu Nusantara, pemerintah berharap produktivitas tebu meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan impor gula. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




