Exit meeting amirul hajj 2026
“Penyerapan kuota kita mencapai 99,6 persen. Ada sekitar 600 kuota yang tidak terserap. Untuk pemulangan, sampai saat ini sudah 78 kloter atau sekitar 30.500 jemaah yang kembali ke Tanah Air,” jelas Ian.
Ian menambahkan, salah satu fokus pembenahan pada penyelenggaraan haji mendatang adalah penguatan kerja sama antara petugas haji Indonesia dengan syarikah yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi sebagai penyedia layanan jemaah.
“Kita harus fokus pada bagaimana kerja sama antara petugas haji dan syarikah nanti. Termasuk juga mitigasi terhadap kebijakan Saudi tentang penunjukan syarikah,” ujarnya.
Dalam forum yang sama, Sekretaris Amirul Hajj, Ilfi Nurdiana, menyampaikan 10 rekomendasi untuk peningkatan kualitas pelayanan haji tahun berikutnya.
Rekomendasi tersebut antara lain peningkatan kapasitas dan fasilitas tenda di Mina, khususnya penyediaan ruang privasi bagi jemaah perempuan, peningkatan ketepatan waktu layanan transportasi sebelum dan sesudah fase Armuzna, serta percepatan operasional bus shalawat agar jemaah lebih mudah melaksanakan tawaf ifadah dan tawaf wada.
Selain itu, Amirul Hajj juga merekomendasikan penempatan hotel yang lebih dekat dengan Masjidil Haram guna meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap transportasi.
Poin lainnya meliputi peningkatan penggunaan produk dalam negeri untuk kebutuhan katering jemaah, penguatan pelatihan petugas haji, penambahan pembimbing ibadah laki-laki, peningkatan fasilitas kesehatan dan akomodasi di Armuzna, serta pengembangan layanan haji ramah lingkungan melalui pengurangan sampah plastik.
“Perlu layanan jasa dorong yang terintegrasi, nyaman, dan aman bagi lansia dan jemaah risiko tinggi sehingga tidak terjadi fluktuasi harga. Selain itu perlu dikaji kemungkinan dibukanya Bandara Taif melalui studi kelayakan yang dilakukan pemerintah,” kata Ilfi.
Hasil evaluasi dan rekomendasi tersebut akan menjadi bahan perbaikan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia pada tahun-tahun mendatang, dengan harapan kualitas pelayanan bagi jemaah terus meningkat dari waktu ke waktu. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




