Disnaker Lamongan Minta PT BMI Evaluasi Total K3 Usai Belasan Karyawan Diduga Keracunan Gas

Disnaker Lamongan Minta PT BMI Evaluasi Total K3 Usai Belasan Karyawan Diduga Keracunan Gas Moch Zamroni, Kadisnaker Lamongan

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Dinas Tenaga Kerja () Kabupaten Lamongan meminta manajemen PT melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menyusul insiden belasan karyawan yang mengalami pusing, mual, sesak napas, hingga lemas saat bekerja di ruang produksi.

Kepala Lamongan, Moch Zamroni, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan tim K3 perusahaan untuk mengusut penyebab kejadian sekaligus memastikan seluruh pekerja yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara optimal.

"Kami meminta perusahaan melakukan evaluasi aspek K3. Keselamatan dan kesehatan pekerja harus menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas kerja," tegas Zamroni, Sabtu (06/06/2026).

Menurutnya, evaluasi akan difokuskan pada sejumlah aspek krusial, mulai dari kondisi lingkungan kerja, sistem sirkulasi udara, hingga kemungkinan adanya paparan zat tertentu di area produksi. 

Selain itu, perusahaan juga diminta meninjau kembali penerapan standar operasional prosedur (SOP) guna mengetahui penyebab pasti para pekerja mengalami gangguan kesehatan secara bersamaan.

juga terus memantau perkembangan kondisi para korban yang masih menjalani observasi dan perawatan medis.

"Kami berkomunikasi dengan pihak K3 perusahaan karena ini menyangkut keselamatan karyawan. Kami pastikan seluruh karyawan mendapatkan penanganan medis hingga pulih kembali," ujarnya.

Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab insiden masih dilakukan jajaran . Polisi berupaya memastikan jenis kandungan uap yang diduga memicu gangguan kesehatan terhadap para pekerja.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO