Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat memimpin rapat terbatas. (Ist).
Sampah nantinya akan diolah menggunakan teknologi ramah lingkungan menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) yang memiliki nilai ekonomi.
"Sekarang tidak lagi dikembangkan TPA landfill seperti yang sudah ada sebelumnya, jadi harus ada teknologi pengolahannya yang ramah lingkungan," terangnya.
Rencananya, TPST Sekoto akan dibangun di lahan seluas 0,68 hektare yang berada di sebelah TPA Sekoto.
Sementara TPST Branggahan di Kecamatan Ngadiluwih direncanakan berdiri di atas lahan seluas 0,29 hektare.
Terpisah, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta DLH Kabupaten Kediri memetakan dan mengaudit tumpukan sampah di setiap kecamatan.
Dhito menilai pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu.
Karena itu, ia meminta DLH mendorong desa-desa yang siap menjadi percontohan pengelolaan sampah hingga menuju konsep zero waste.
"Kita harus sentuh hulunya dulu, cari 5-10 desa yang mau dan komitmen untuk zero waste," pesannya. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




