
"Dari anak-anak di sekolah rakyat ini mampu menyampaikan pidato dalam lima bahasa, Jerman, Jepang, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan tentunya Bahasa Indonesia, ini luar biasa," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai menegaskan bahwa peringatan Hardiknas harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Ia menyebut capaian pendidikan di Jawa Timur terus menunjukkan tren positif, termasuk meningkatnya jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri serta kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan.
Aries juga menekankan pentingnya pemerataan kualitas pendidikan di 38 kabupaten/kota, meskipun diakui masih terdapat keterbatasan anggaran.
Menurutnya, sinergi dengan pemerintah pusat dan pihak swasta, termasuk melalui program link and match dengan dunia industri, menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berdampak luas bagi seluruh siswa. (dev/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




