Stok beras di gudang BULOG
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Stok beras yang dikelola BULOG berhasil menembus angka 5 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sementara itu di Kediri, stok beras yang tersimpan di gudang telah mencapai 103.150 ton. Ditambah stok minyak goreng sebesar 750.000 liter.
BACA JUGA:
- Ini Bantahan Dandim 0809 Kediri soal Viralnya Video Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih
- Halaqah Keuangan Haji Kediri: Strategi BPKH Optimalkan Dana Jemaah dan Solusi Pangkas Antrean
- Wali Kota Kediri Berangkatkan 1.100 Pekerja Hadiri Peresmian Museum Marsinah di Nganjuk
- Operasi 'Jumat Gaul' di Kabupaten Kediri, Empat Pelanggar Lalin dan Kerumunan Pemuda Ditertibkan
Kondisi ini membuat seluruh gudang di Kantor Cabang Kediri penuh, sehingga harus menyewa gudang tambahan untuk menampung penyerapan gabah petani yang masih terus berjalan.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, mengatakan hingga saat ini BULOG Kediri masih terus melakukan penyerapan gabah petani. “Jumlah penyerapan gabah per hari ini sebanyak 88.759.140 kilogram atau setara beras sebanyak 45.400.300 kilogram,” ujar Harisun, Jumat (24/4/2026).
Dengan masih berlangsungnya penyerapan gabah petani, lanjut Harisun, BULOG Kediri otomatis membutuhkan tambahan gudang untuk menyimpan komoditas beras dan lainnya.
Adapun stok beras yang saat ini tersimpan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja Kantor Cabang Kediri (Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Nganjuk) selama 12 bulan.
“Artinya pangan pokok masyarakat terjamin ketersediaannya selama 12 bulan ke depan,” tandas Harisun.
Sebelumnya, Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani saat mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi ke Gudang Filial BULOG Cabang Karawang menyampaikan bahwa capaian ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah stok beras yang ada di gudang BULOG menembus angka 5.000.198 ton. Pencapaian 5 juta ton ini merupakan wujud komitmen BULOG dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras. Ini juga menjadi fondasi kuat untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses pangan yang cukup dan terjangkau,” tandas Ahmad Rizal. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




