Daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah kontes ikan hias yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dua kategori utama yang dilombakan yakni ikan Molly dan ikan Cupang (Betta).
“Kalau kontes Molly dan Cupang itu pesertanya dari seluruh Indonesia. Harapan kami, dengan adanya kontes ini, muncul pegiat-pegiat baru yang lebih semangat. Kami ingin ada peningkatan lagi, orang-orang mulai melirik kembali potensi ekonomi ikan Molly,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan bahwa tren ikan Molly di Kediri sempat mengalami penurunan, namun melalui kegiatan ini diharapkan minat masyarakat kembali meningkat.
Pemilihan lokasi di Sentra UMKM Pasar Ikan SLG juga menjadi strategi untuk memperkenalkan produk-produk lokal kepada pengunjung.
Selain menikmati kontes ikan, masyarakat juga dapat melihat dan membeli berbagai produk olahan serta kerajinan khas Kediri.
“Kami laksanakan di Sentra UMKM SLG, untuk memperkenalkan bahwa di sini tidak hanya ada ikan hias, tapi juga macam-macam produk unggulan dari UMKM Kediri,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan Kediri Aquatic akan mencapai puncaknya pada Minggu siang dengan agenda pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Acara ini terbuka untuk masyarakat umum hingga hari terakhir pelaksanaan. (uji/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




