Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya?

Survei Kinerja Satu Tahun Bupati Gus Bara-Wabup Mas Rizal, 85,4% Masyarakat Puas, Alasannya? Dr H Muhammad Al Baraa dan dr Muhamamd Rizal Oktavian. Foto: istimewa

Sedangkan bidang infrastruktur dan tata ruang memperoleh tingkat kepuasan sebesar 87,7%.

Pada bidang ekonomi, UMKM, dan investasi, tingkat kepuasan publik mencapai 84,2%. "Capaian ini sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi dari 5,05% menjadi 6,05%, serta realisasi investasi yang mencapai sekitar Rp4,45 triliun," ujar Rixvan.

Sementara bidang tata kelola pemerintahan memperoleh tingkat kepuasan sebesar 83,6%. “Adapun pada bidang pembangunan desa, tingkat kepuasan publik tercatat sebesar 82,4%,” ujarnya.

Rixvan juga mengatakan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam satu tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin menguat. “Jika pada 100 hari kinerja tingkat kepuasan publik tercatat sebesar 81,1%, maka pada satu tahun meningkat menjadi 85,4%,” ujarnya.

“Kenaikan ini bukan sekadar fluktuasi angka, melainkan mengindikasikan adanya konsistensi dalam implementasi kebijakan yang dijalankan oleh pemerintah daerah,” tambah Rixvan.

Menurut dia, secara empiris, peningkatan tingkat kepuasan ini menunjukkan bahwa kebijakan publik yang diambil tidak berhenti pada fase awal pemerintahan, tetapi terus dilanjutkan, diperkuat, dan disempurnakan dalam periode berikutnya.

“Hal ini tercermin dari kesinambungan program-program prioritas, seperti penguatan layanan kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC), peningkatan kualitas pendidikan melalui insentif guru dan program beasiswa, serta percepatan pembangunan infrastruktur yang semakin merata,” ujarnya.

Rixvan menuturkan, penelitian ini dilakukan dengan teknik stratified random sampling berdasarkan validasi sampel. “Menggunakan data terbaru BPS dengan jumlah sampel keseluruhan sebanyak 800 responden, yang tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Mojokerto, kemudian diturunkan ke kecamatan, lalu dilanjutkan ke tingkat Desa/Kelurahan, lalu diturunkan ke tingkat RT, Rumah dan menentukan subjek penelitiannya,” jelasnya.

Pengambilan sampel wawancara dengan responden dilakukan pada tanggal 11-16 Maret 2026. "Dengan margin of error sebesar 3,4 Persen. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Giliran Pedagang di Kawasan Bangsal, Kutorejo, dan Pungging Terima Paket Sembako dari Gus Barra':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO