Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan penerapan skema Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) bertujuan meningkatkan efisiensi, khususnya penggunaan energi, tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan ketika evaluasi kebijakan WFH dan WFO yang mulai diberlakukan sejak Jumat lalu.
“WFH ini tidak terlihat jadi pengawasan harus dilakukan. Takutnya kalau kita lengah WFH ini digunakan untuk liburan. Saya ingatkan meskipun WFH harus bekerja dari rumah dan menaati beberapa aturan yang diberlakukan,” ujarnya.
Ia menekankan, ASN yang mendapat jadwal WFH tetap wajib melakukan absensi 3 kali sehari, yakni pagi, siang, dan malam. Hasil kerja ASN juga harus sesuai dengan rencana yang dipantau oleh atasan.
“Untuk absensi juga harus terus dievaluasi apabila ada kendala harus segera diatasi. BKPSDM dan Bagian Organisasi harus terus memantau siapa saja yang tidak absen saat mendapat jadwal WFH. Saya tekankan di tengah kebijakan WFH ini pelayanan harus tetap optimal,” katanya.
Vinanda juga mengingatkan pentingnya koordinasi meski bekerja dari rumah.
“Tolong koordinasi tetap dijaga. Jangan sampai yang WFH ini tidak bisa dihubungi saat dibutuhkan,” pungkasnya. (uji/mar)





