Jajaran pemkab bojonegoro saat melakukan rapat koordinasi, sebagai upaya meraih predikat Zona Integritas tahun 2026
BOJONEGORO,BANGSAONLINE.com - Pemkab Bojonegoro menyoroti pentingnya integritas layanan publik tanpa intervensi pihak luar dalam upaya meraih predikat Zona Integritas (ZI) 2026.
Asisten Administrasi Umum Setda Bojonegoro, Machmuddin, menegaskan bahwa selain kesiapan administrasi, aspek krusial terletak pada pelayanan yang bersih, transparan, dan bebas praktik perantara.
Ia menyebut pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting dalam menghadapi proses penilaian ZI. Inspektorat Kabupaten Bojonegoro sebagai Tim Penilai Internal (TPI) juga mendampingi dua perangkat daerah yang diproyeksikan mengikuti evaluasi nasional, yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta RSUD Sumberrejo.
Dukcapil diketahui telah melakukan berbagai pembenahan sejak tidak lolos penilaian pada 2021. Sementara itu, RSUD Sumberrejo untuk pertama kalinya mengikuti penilaian dan dinilai siap dari sisi layanan maupun administrasi.
"Kami juga telah mengingatkan bahwa tenggat pengumpulan dokumen ditetapkan pada 31 Mei 2026. Untuk itu, kamu mendorong seluruh persiapan dapat dirampungkan sebelum akhir April agar tersedia waktu cukup untuk evaluasi internal dan penyempurnaan," ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Setda Bojonegoro, Dyah Enggarini Mukti, menjelaskan tahapan evaluasi ZI yang harus dilalui, mulai dari pengusulan hingga verifikasi lapangan sebelum penetapan predikat.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan ZI berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi Bojonegoro yang naik dari 82,84 pada 2024 menjadi 85,79 pada 2025, sekaligus menempatkan daerah tersebut di peringkat kedua se-Jawa Timur.
Sementara itu, Irban Pencegahan Tipikor dan Reformasi Birokrasi Inspektorat Bojonegoro, Rahmat Junaidi, menegaskan fokus saat ini adalah penguatan dokumen, penyelesaian temuan audit, publikasi inovasi layanan, serta optimalisasi pengelolaan aduan masyarakat.
"Kami menargetkan seluruh persiapan rampung pada pertengahan Mei agar saat pengajuan akhir, kedua OPD telah siap secara menyeluruh," tandasnya.

























