Rapat Bersama Fadli Zon, Lia Istifhama Tekankan Digitalisasi Manuskrip Majapahit hingga Wali Songo

Rapat Bersama Fadli Zon, Lia Istifhama Tekankan Digitalisasi Manuskrip Majapahit hingga Wali Songo Senator Lia Istifhama saat rapat koordinasi dengan Menteri Kebudayaan di Gedung DPD RI Senayan Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menurut politisi perempuan yang terkenal santun dan cantik itu menyatakan bahwa manuskrip merupakan objek penting dalam penguatan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) yang harus dikelola secara serius oleh pemerintah pusat dan daerah.

Menariknya, juga menyoroti aspek teknis dalam dunia sastra dan perfilman. Ia memberikan kritik konstruktif mengenai bagaimana budaya lokal seperti Ludruk, Keroncong, hingga Campursari dipromosikan melalui karya tulis seperti novel atau jurnal ilmiah.

"Kita perlu meniru naskah-naskah dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Mereka hampir selalu memberikan keterangan atau footnote (catatan kaki) untuk diksi yang berkaitan dengan kekhasan budaya mereka," jelasnya.

Ning Lia berharap Kementerian Kebudayaan memberikan stimulus nyata agar penulis jurnal maupun novelis menyisipkan penjelasan budaya dalam karya mereka. Hal ini dianggap sebagai langkah sederhana namun komprehensif untuk memperkenalkan istilah budaya lokal kepada pembaca global.

Sementara itu, menegaskan komitmen kementeriannya untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pelaksanaan program kebudayaan di seluruh provinsi. Hal ini mencakup pelibatan aktif Komite III DPD RI dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program di lapangan.

"Selain kolaborasi dengan pihak legislatif dan kementerian terkait, kami juga akan menggandeng sektor swasta untuk mempercepat revitalisasi cagar budaya, situs-situs bersejarah, hingga museum secara berkelanjutan," ujar .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO