Tradisi Malam Selawe di Sunan Giri: Perpaduan Munajat dan Tasyakuran Penetapan WBTB

Tradisi Malam Selawe di Sunan Giri: Perpaduan Munajat dan Tasyakuran Penetapan WBTB Masyarakat memadati Masjid Ainul Yaqin untuk iktikaf dan bermunajat di malam selawe bulan suci Ramadhan 1447 H. Foto: Ist.

Piagam penghargaan WBTB diserahkan secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati kepada Camat Kebomas sebagai komitmen pelestarian budaya lokal.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Gresik melibatkan desa dan kelurahan melalui program “Satu Desa Satu Produk Unggulan”. Stan-stan UMKM berjajar rapi di sepanjang jalur menuju makam, memberikan ruang bagi potensi lokal untuk dikenal lebih luas oleh para peziarah.

Gus Yani juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Sahabat Ansor yang konsisten membantu pengamanan dan kelancaran acara dalam dua tahun terakhir.

Meskipun sempat diguyur hujan, antusiasme warga tidak surut. Yuni (38), salah satu pengunjung asal Benjeng, mengaku tetap bahagia meski harus menembus hujan demi mencapai masjid.

"Alhamdulillah saya bisa hadir. Meski tadi sempat kehujanan naik ke masjid, saya tetap merasa bahagia. Di bawah ada kuliner, di atas ada munajat dan doa-doa. selalu ada cerita," ungkapnya.

Bagi warga Gresik, turunnya hujan di tengah suasana jingga berawan sore itu dianggap sebagai simbol keberkahan yang menyelimuti tradisi luhur ini. Pemerintah berharap sinergi antara nilai religius, budaya, dan penguatan ekonomi kerakyatan melalui terus terjaga hingga generasi mendatang. (hud/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO