Ilustrasi fluktuasi. Seorang pedagang saat telur melayani pembeli. (Ist)
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri melalui Berita Resmi Statistik (BRS) merilis hasil survei Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Februari 2026 secara daring pada Senin (2/3/2026).
Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, mengatakan pada bulan dua ini Kota Kediri mengalami inflasi maunth-to-month (m-to-m) sebesar 0,87 persen. Persentase tersebut lebih rendah dibanding yang terjadi di Jawa Timur yakni 0,95 persen, akan tetapi berada di atas inflasi nasional yakni 0,68 persen.
BACA JUGA:
- BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,12 % pada April 2026
- Daftar Harga Sembako Jawa Timur Terbaru Hari Ini: Cabai Fluktuatif, Ayam Mulai Kondusif
- Update Daftar Harga Lengkap Sembako Jatim Jumat 10 April 2026: Cabai Rawit Turun Rp1 Ribu
- Beberapa Komoditas Pangan di Jabar Hari Ini Alami Banyak Penurunan, Cek Harga Terbarunya di Sini
Ia juga merangkum catatan peristiwa pada Februari yang berpengaruh terhadap fluktuasi beberapa komoditas, di antaranya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi pada 1 Februari 2026, antara lain, kenaikan harga cabai rawit dan cabai merah akibat keterbatasan pasokan akibat pengaruh cuaca ekstrem.
Selain itu, daging ayam ras dan telur ayam ras juga mengalami kenaikan harga akibat tingginya permintaan menjelang awal bulan puasa. Sebaliknya, tarif angkutan udara mengalami penurunan harga setelah sempat meroket pada Desember 2025. Untuk harga emas perhiasan masih bertengger di puncak sebagai dampak dari kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik.
Emil merinci beberapa komoditas yang menjadi pendorong inflasi m-to-m Kota Kediri di antaranya adalah cabai rawit memberikan andil sebesar 0,32 persen; daging ayam ras 0,17 persen; emas perhiasan 0,16 persen; telur ayam ras 0,06 persen; bawang merah 0,05 persen; cabai merah 0,04 persen; pisang, semangka, Sigaret Kretek Mesin (SKM) 0,03 persen; dan beras 0,02 persen.
Sedangkan komoditas yang menjadi penahan inflasi di antaranya bensin deflasi sebesar -0,05 persen; kelapa -0,02 persen; minyak goreng, kangkung, angkutan udara, jeruk, alpukat, kembang kol, wortel, dan apel -0,01 persen.
Guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga di Bulan Maret, BPS Kota Kediri memberikan imbauan terkait beberapa hal yang perlu diwaspadai serta sebagai masukan bagi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




