Menu MBG di Jombang Jadi Sorotan Usai Siswa SD Cuma Terima Singkong Goreng dan Tempe Orek

Menu MBG di Jombang Jadi Sorotan Usai Siswa SD Cuma Terima Singkong Goreng dan Tempe Orek Menu MBG yang diterima siswa SDN Jogoroto

JOMBANG,BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jombang menuai sorotan setelah siswa SDN Jogoroto menerima paket makanan yang dinilai tidak memenuhi standar gizi.

Sejak awal pekan, sekolah tersebut menerima paket menu 'kering' yang terdiri atas sepotong singkong goreng tabur keju, tempe orek, dan satu jeruk berukuran kecil. Paket itu dibagikan kepada siswa pada Selasa (24/02/2026).

Kepala SDN Jogoroto, Nur Fauziah, menyampaikan kekecewaannya karena menu yang diterima dinilai jauh dari kriteria gizi yang dijanjikan pemerintah bagi 129 siswa di sekolahnya.

"Menu yang diterima hari Selasa kemarin sangat miris. Hanya ada jeruk kecil, sedikit singkong, dan sambal goreng tempe. Ini jelas jauh di bawah standar gizi sekolah," ungkapnya, pada Rabu 25/02/26.

Karena dianggap tidak layak untuk mendukung kebutuhan gizi dan pertumbuhan anak, pihak sekolah memutuskan menarik seluruh paket makanan tersebut dan mengembalikannya ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Menanggapi polemik itu, Kepala SPPG Jogoroto 1, Suprayogi, mengakui adanya ketidaksesuaian porsi pada menu singkong goreng yang dibagikan kepada siswa.

Namun, ia berdalih bahwa singkong dipilih sebagai alternatif sumber karbohidrat dalam paket MBG tersebut.

"Ada kendala teknis dalam penataan porsi. Kami memilih ketela (singkong) sebagai karbohidrat, ditambah kacang dan jeruk. Kami mengakui ada kekurangan dalam porsinya," jelasnya.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban, pihak SPPG telah menarik total 2.157 paket menu singkong goreng yang sempat didistribusikan.

Sebagai kompensasi, pada Rabu (25/02) pagi, pihak penyedia mengirimkan paket ganti rugi dalam porsi ganda.

Adapun paket pengganti tersebut meliputi: 2 buah roti, 2 butir telur, Kedelai rebus dan goreng, 1 bungkus susu.

"Kami dari tim dapur memohon maaf atas kejadian ini. Seluruh kekurangan sudah kami ganti hari ini dengan porsi dobel," pungkasnya. (aan/van)