Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dr. Ir. Dadan Hindayana dalam peringatan 1 Abad NU di Stadion Gajayana Kota Malang.
Lia juga menyoroti dampak lanjutan dari program MBG yang dirasakan di daerah. Selain meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok sasaran, program ini dinilai mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, UMKM pangan, serta pelaku distribusi di tingkat bawah.
“MBG ini program strategis. Dampaknya ganda: kesehatan masyarakat meningkat dan ekonomi rakyat ikut bergerak. Karena itu, praktik baik di Jawa Timur layak dijadikan contoh nasional,” katanya.
Sebagai anggota DPD RI, Lia mendorong agar keberhasilan tersebut terus dijaga dengan memperkuat koordinasi pusat-daerah serta memastikan transparansi dan ketepatan sasaran program. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas layanan seiring dengan perluasan jangkauan MBG di berbagai wilayah.
“Kalau konsistensi dan kualitas ini dipertahankan, MBG akan menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan generasi masa depan Indonesia,” pungkasnya.
Peringatan Satu Abad NU di Stadion Gajayana Malang sendiri menjadi ajang konsolidasi kebangsaan yang mempertemukan tokoh agama, pemerintah, dan wakil rakyat dalam semangat sinergi untuk memperkuat agenda-agenda strategis nasional, termasuk pemenuhan gizi dan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




