Ketua Ponpes Wali Barokah saat menandatangani MoU bersama Dekan FKG IIK Bhakti Wiyata.
Apresiasi turut disampaikan Hendik Supriyanto, Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Kediri. Menurut dia, kolaborasi ini mendukung capaian screening kesehatan gigi di wilayah kerja Puskesmas.
“Pencegahan lebih baik dari pada pengobatan. Jika santri sehat, mereka akan lebih giat mengaji dan sukses dalam menimba ilmu. Kami sangat mendukung aksi nyata ini agar tidak hanya menjadi simbol di atas kertas,” tuturnya.
Sedangkan Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, juga menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis.
“Kami dari DPD LDII Kota Kediri sangat mendukung penuh langkah sinergis ini. Penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata dalam mewujudkan kemandirian santri di bidang kesehatan,” ujarnya.
“Pesantren adalah ekosistem besar; jika santrinya sehat dan memiliki edukasi literasi kesehatan yang baik, mereka akan menjadi agen perubahan saat kembali ke masyarakat nanti. Sinergi antara dunia pendidikan tinggi seperti IIK Bhakti Wiyata dengan institusi keagamaan adalah kunci pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kota Kediri,” sambungnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




