Petugas Disnak Bangkalan saat melakukan pemeriksaan hewan ternak.
"Insya Allah, minggu ini akan di-dropping dari pusat. Hari ini masih akan dilakukan rapat persiapannya," kata Ali.
Ia menambahkan bahwa detail jumlah dosis yang akan diterima masih akan dibahas lebih lanjut. "Masih belum tau jumlahnya, kami nanti siang masih akan melakukan zoom meeting terkait jumlah itu," imbuhnya.
Selain vaksinasi, Disnak Bangkalan juga memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah guna memantau mobilitas hewan ternak.
"Jadi setiap ada keluar masuk ternak, harus dilengkapi dengan dokumen lalu lintas ternak yang lengkap dan juga ternak harus dalam kondisi sehat," tegasnya.
Kekhawatiran juga dirasakan oleh para peternak lokal. Sahril Abdillah, peternak sapi asal Kecamatan Galis, mengaku waspada dengan kabar merebaknya PMK di luar Madura. Kendati demikian, ia berupaya mandiri menjaga kesehatan sapinya.
"Insya Allah kalau ternak saya aman. Karena kami selalu menjaga kebersihan kandang dan pakannya. Di lingkungan kami juga peternak lain juga sudah sangat paham untuk merawat ternak supaya tidak terpapar penyakit," pungkas Sahril.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




