Konferensi pers terkait kasus begal di Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Aksi begal brutal di Jalan Raya Belltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Rabu (7/1/2026) siang, berakhir tragis. Hanya demi sebuah gelang emas, satu orang tewas dan 3 lainnya harus menjalani perawatan medis.
Pelaku berinisial UA (30), warga Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Sampang, nekat melancarkan aksinya sekitar pukul 12.30 WIB. Korban M (27) saat itu tengah mengendarai sepeda motor sambil membonceng keluarganya, tanpa menyadari bahaya yang mengintai.
BACA JUGA:
- Kunker ke Pamekasan, Mensos Gus Ipul Bakal Evaluasi Usai Dugaan 40 Persen Bansos Tak Tepat Sasaran
- Polsek Tamberu Pamekasan Bongkar Dugaan Penimbunan Solar Subsidi, 525 Liter Disita
- Pemilik Travel Umrah di Pamekasan Jadi Tersangka, Kerugian Jemaah Rp300 Juta
- Kurang dari Sepekan, 9 Pelaku Kejahatan Jalanan Diringkus Polres Pamekasan
UA memepet kendaraan korban lalu merampas gelang emas model rantai tiga durian yang dikenakan korban. Aksi cepat tersebut membuat motor oleng, penumpang terlempar, dan kendaraan menghantam tiang kanopi toko di pinggir jalan.
Akibat benturan keras, satu orang meninggal di lokasi, 2 korban mengalami luka berat, dan lainnya luka ringan. Suasana jalan raya mendadak dipenuhi kepanikan warga.
Pelaku sempat berusaha kabur ke arah timur, namun pelariannya berakhir setelah menabrak mobil pikap. Kondisi terjatuh memudahkan aparat melakukan penangkapan.
Tim Resmob Satreskrim Polres Pamekasan kemudian mengamankan UA pada Sabtu (10/1/2026) pukul 10.00 WIB. Polisi menyita gelang emas hasil kejahatan, sepeda motor Honda CB 150 R hitam, helm, pakaian saat beraksi, serta plat nomor kendaraan yang digunakan pelaku.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




