Pelaksanaan tes urine di lingkungan Lapas Tuban. (Ist)
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tuban Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, kembali masifkan pelaksanaan tes urine mendadak terhadap Petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (8/1/2025) sore.
Kegiatan ini sebagai langkah deteksi dini untuk memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Pemeriksaan dilakukan oleh Tim Medis Klinik Pratama Lapas Tuban, dan dipilih secara acak kepada beberapa petugas dan WBP.
Kepala Lapas Tuban, Irwanto Dwi Yhana Putra, menjelaskan bahwa hasil tes seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.
“Pemeriksaan dilakukan dengan prosedur ketat dan hasilnya menunjukkan petugas maupun WBP bebas dari penggunaan obat-obatan terlarang,” ujarnya.
Irwanto menegaskan, tes urine yang dimasifkan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tuban mendukung 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkoba di dalam Lapas. Tes urine ini menjadi bentuk pengawasan internal sekaligus dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan yang konsisten diperlukan agar petugas tetap profesional dan WBP dapat menjalani masa pembinaan dalam lingkungan yang aman dan kondusif.
Melalui pelaksanaan tes urine secara berkelanjutan, Lapas Tuban tegaskan komitmen menjaga integritas petugas serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari narkoba. (coi/msn)






