BPBD Kota Pasuruan bersamaSatpolairud Polres Pasuruan kota saat mengevakuasi jenazah balita yang dilaporkan hilang
Komandan Regu Basarnas Kota Pasuruan Eko Apriyanto menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu sore saat hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Kota Pasuruan.
“Korban dilaporkan hilang saat berada di rumah neneknya di Kelurahan Purutrejo. Lokasi rumah tersebut tidak jauh dari bantaran Sungai Gembong,” ujar Eko.
Diduga, korban keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga lalu terjatuh ke gorong-gorong yang saat itu dialiri air berdebit tinggi.
Korban kemudian terseret arus menuju Sungai Gembong hingga hanyut ke muara laut.
Mendapat laporan kehilangan, tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Gembong hingga ke muara. Namun, korban baru ditemukan keesokan harinya dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban hilang hingga ditemukan meninggal dunia. (maf/par/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




