Gubernur Khofifah saat meninjau rekonstruksi jembatan di Pacitan.
Sementara Jembatan Dusun Tambaan direkonstruksi melalui APBD Jatim TA 2025 oleh BPBD Jatim dengan nilai Rp271,7 juta, menggunakan beton bertulang dan girder baja WF, serta mampu menahan beban hingga 20 ton.

Kerusakan Jembatan Dusun Tambaan sebelumnya terjadi akibat hujan deras pada Desember 2024 yang menghantam abutmen sisi selatan hingga menyebabkan jembatan ambruk dan memutus akses sekitar 700 KK, terutama petani. Kini progres rekonstruksi mencapai 95 persen.
“Jembatan ini akan menjadi bagian dari penguat produk pertanian. Insyaallah nanti KDMP-nya ada di sana, sehingga sektor pertanian akan terbantu konektivitasnya,” ucap Khofifah.
Ia berharap penyelesaian akhir segera dilakukan agar jembatan bisa dimanfaatkan penuh oleh masyarakat.
“Kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar memberikan rasa aman dan manfaat jangka panjang. Dengan selesainya dua jembatan ini, aktivitas warga kembali lancar dan ketahanan wilayah terhadap bencana semakin kuat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tambakrejo, Arif Winarno, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Jatim.
“Alhamdulillah, Desa Tambakrejo dirawuhi oleh Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang telah memberikan pembangunan jembatan, satu di Dusun Kwaron dan satu di Dusun Tambaan. Terima kasih Ibu Gubernur atas bantuannya,” paparnya. (dev/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




