KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Tinggal serumah dengan status pernikahan yang diragukan, dua orang oknum aparatur Negara di Kediri, digerebek oleh warga. Mereka telah diincar selama kurang lebih empat bulan terakhir, sebelum akhirnya dikepung.
Dua oknum abdi Negara tersebut berinisial MU. Ia adalah oknum ajudan pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dan pasangannya LI, yang juga berprofesi sama. Sementara penggerebekan sendiri berlangsung di Perumahan Pesona Kota Desa Kwadungan, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, pada Kamis (05/11) malam.
BACA JUGA:
Menurut satpam perumahan, Suyadi, penggerebekan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Puluhan orang warga perumahan mendatangi rumah kontrakan Blok E1-20 yang dikontrak oleh MU. Saat itu, ada sebuah mobil Yaris warna putih parkir di depan kontrakan.
"Warga memanggil penghuni kontrakan. Namun tidak dijawab. Mereka memilih untuk tetap berada di dalam rumah," kata Suyadi, Jumat (06/11) siang. Namun, setelah pintu pagar didobrak dari luar, akhirnya MU bersedia keluar seorang diri.
Cahyo, selaku anggota kepolisian yang ikut dalam penggerebekan mengaku, warga meminta MU dan LI berterus terang bahwa mereka tidak memiliki hubungan yang sah. Sebab, menurut informasi yang didapat warga, LI telah bersuami. Keduanya diduga 'kumpul kebo'.
"MU bersikeras sudah menikahi LI. Padahal kami tahu akte pernikahannya meragukan. Selain itu, LI juga sudah bersuami. Sikap MU itulah yang membuat warga kesal. Padahal, apabila MU berterus terang, warga tidak sampai menggerebeknya seperti ini. Kami semua bisa diajak bicara baik-baik," ungkap Cahyo ditemui di rumahnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




