Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam satu acara. Foto: Hms
Menjelang natal dan tahun baru (nataru), Pemkot Surabaya telah menyiapkan surat edaran sebagai pedoman pelaksanaan pengamanan dan ketertiban. Surat edaran tersebut saat ini masih menunggu penyesuaian dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Namun secara prinsip, pengaturan keamanan jalan, tempat hiburan malam, serta rekayasa lalu lintas akan mengacu pada pola yang telah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Untuk pengamanan ibadah natal, Pemkot Surabaya akan bersinergi dengan kepolisian dan forkopimda, termasuk pengamanan akses masuk gereja serta area parkir, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan khidmat.
Sementara itu, pada malam pergantian tahun baru, Pemkot Surabaya memastikan tidak akan menggelar pesta kembang api di balai kota. Sebagai gantinya, pemkot akan mengadakan doa bersama sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya di wilayah Sumatera.
“Pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, agar Surabaya dijauhkan dari bencana dan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberi kekuatan,” pungkasnya. (ari/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




