Salat Gaib untuk korban bencana yang dipimpin Kiai Asep
Di samping itu, mereka yang kehilangan rumah supaya rumahnya bisa dibangunkan segera. Inilah ekses daripada musibah itu.
Tetapi perlu disadari bahwa musibah itu terjadi karena kecerobohan ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Andaikan mereka mengikuti aturan Allah, tidak akan terjadi begitu. Semua tambang-tambang ilegal sangat berbahaya karena ditengarai tidak ada reklamasi,” kata Asep, putra Pahlawan Nasional Abdul Chalim.
Asep, yang juga ayah dari Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, mengimbau masyarakat, khususnya jamaah masjid dan para guru Pergunu, untuk menggelar doa bersama dan memberikan bantuan moril maupun materiil.
“Bukan besar kecilnya bantuan, tetapi kepedulian yang kita tunjukkan. Dengan bantuan itu, mereka akan merasakan bahwa tidak sendirian dan ada yang memperhatikan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya akan menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Aceh dan Sumatra.
Bantuan tersebut akan diberikan melalui pembelian langsung kebutuhan yang diperlukan warga.
Kiai yang dikenal dermawan itu juga berharap kondisi di daerah terdampak segera pulih. Ia berdoa agar rumah warga dan infrastruktur yang rusak bisa dibangun kembali.
“Insya Allah, di balik musibah selalu ada kebaikan yang Allah siapkan untuk ke depannya,” ucapnya. (ris/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




