Menurut dia, setelah mengisi acara sekitar pukul 12.15 WIB, korban berpamitan dan hendak merangkul kades.
"Jadi berdasarkan pengakuan korban hendak pamit kepada kades dan ingin merangkul namun justru ada insiden dugaan penganiayaan," jelas Agus
Secara refleks, masih kata Agus, dugaan penganiayaan itu terjadi. Kades tersebut menangkis tangan korban tepat mengenai bibir hingga terluka.
"Jadi dengan reflek Kades menangkis dan menyikut sehingga mengenai bibir korban dan berdarah," papar Agus.
Hingga saat ini, Satreskrim Polres Madiun masih melakukan upaya penyelidikan.
"Kita masih penyelidikan," pungkasnya. (rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




