Penerapan Manajemen Risiko SPBE, Diskominfo Kota Kediri Perkuat Pengelolaan Aplikasi dan Medsos

Penerapan Manajemen Risiko SPBE, Diskominfo Kota Kediri Perkuat Pengelolaan Aplikasi dan Medsos Rony Yusianto, Kepala Diskominfo Kota Kediri (tengah) bersama narasumber dan peserta rapat.

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Dinas Kominfo Kota menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Penerapan Manajemen Risiko dalam Pengelolaan Aplikasi dan Media Sosial di Lingkungan Pemerintah Kota , Jumat (5/12/2025) di Ruang Soekarno Hatta BKPSDM.

Kegiatan ini bertujuan menjamin layanan aplikasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik () tetap berjalan serta mengurangi potensi risiko yang muncul dan mengancam kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.

Kegiatan ini ditujukan bagi pengelola aplikasi dan admin media sosial di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (), yang menekankan pentingnya pemahaman manajemen risiko dalam pelaksanaan .

Rony Yusianto, Kepala Kota , mengatakan, pelatihan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kehati-hatian dan keamanan para pengelola aplikasi dan media sosial.

Mengingat banyak kasus seperti kebocoran data, penyalahgunaan informasi, hingga peretasan data pribadi yang muncul akibat kurangnya filter dan pengamanan dalam pengelolaan aplikasi maupun media sosial. 

Manajemen risiko inilah yang menjadi alat untuk mengetahui seberapa besar risiko tersebut dan bagaimana mitigasinya.

“Hal ini menjadi penting karena risiko ini, baik yang sifatnya rendah, menengah, maupun yang tinggi, itu memang harus kita petakan, kita kelompokkan dan kelola dengan baik supaya kemungkinan-kemungkinan yang muncul di kemudian hari terkait dengan dampaknya itu bisa kita tekan dengan serendah-rendahnya,” ujarnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'BI Kediri Gelar Bazar Pangan Murah Ramadhan 2024':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO