Ilustrasi. Foto: Pixabay
BANGSAONLINE.com - Harga emas dunia diprediksi akan menguat pada awal Desember 2025 ini. Fluktuasi harga emas akan terjadi karena berbagai faktor. Menurut Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi menyatakan, kemungkinan harga emas akan menguat karena banyak sentimen pendukungnya dari luar negeri, khususnya dari Amerika Serikat.
Emas, diperkirakan naik ke level US$ 4.263 per troy ons atau sekitar Rp 2,44 juta per gram untuk harga domestik. Dalam mingguan, emas bisa mencapai US$ 4.328 per troy ons atau sekitar Rp 2,58 juta per gram.
BACA JUGA:
"Tapi kalau seandainya naik di hari Senin, kemungkinan besar di US$ 4.263 per troy ons. Kemudian logam mulianya di Rp 2,44 juta, itu di resis yang pertama," ungkap Ibrahim dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (30/11/2025).
Ia menyebut, ada optimisme di pasar setelah pemerintahan federal Amerika Serikat (AS) kembali aktif setelah mengalami shutdown. Sebab, data perekonomian AS akan kembali diumumkan untuk bulan September dan Oktober setelah keduanya tidak bisa diumumkan karena shutdown terjadi.
Buktinya adalah data ekonomi September macam inflasi dan tenaga kerja yang menunjukkan angka positif saat diumumkan usai pemerintahan federal shutdown. Data ekonomi itu bisa saja mendorong Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed) untuk melakukan penurunan suku bunga yang pada akhirnya menguatkan harga emas.
"Kemungkinan besar harga emas dunia maupun logam mulia ini akan mengalami kenaikan dalam awal-awal bulan Desember terutama adalah di minggu pertama. Yang pertama adalah kita tahu bahwa pasca pemerintahan federal Amerika libur panjang 43 hari ya banyak sekali data yang tidak dirilis," jaga Ibrahim.
Penurunan suku bunga juga nampak makin nyata karena Presiden Donald Trump akan mencalonkan Kevin Hassett yang saat ini menjadi Direktur Dewan Ekonomi Nasional AS untuk menjadi Gubernur The Fed yang baru menggantikan Jerome Powell yang akan selesai masa tugasnya Mei 2026. Mengingat Hassett adalah tangan kanan Trump kemungkinan penurunan suku bunga akan dilakukan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




