Diskominfo Kota Kediri Gelar Evaluasi Statistik Sektoral, Target Laporan Metadata OPD Rampung 2026

Diskominfo Kota Kediri Gelar Evaluasi Statistik Sektoral, Target Laporan Metadata OPD Rampung 2026 Saat kegiatan Evaluasi dan Reviu Statistik Sektoral, Diskominfo Kota Kediri targetkan kelengkapan pelaporan metadata OPD rampung di tahun 2026. (Ist)

KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kediri melaksanakan Evaluasi dan Reviu Statistik Sektoral di salah satu hotel di Kota Kediri, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh penanggung jawab statistik sektoral OPD berjumlah 38 orang tersebut dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.

Kepala Diskominfo Kota Kediri, Rony Yusianto menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan statistik sektoral harus memenuhi proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis.

Untuk itu, pihaknya melangsungkan kegiatan dengan agenda evaluasi pelaporan kegiatan statistik OPD, pemenuhan rekomendasi statistik, serta kelengkapan metadata sesuai standar yang berlaku bersama narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri.

“Output dari kegiatan statistik sektoral yaitu sebuah data yang di dalamnya memuat informasi, yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sesuai dengan kebutuhan pengguna,” jelasnya.

Menurut Rony, berdasarkan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, data yang dihasilkan harus memenuhi empat prinsip, di antaranya standar data yang mencakup konsep, definisi, klasifikasi, ukuran, dan satuan; metadata merupakan informasi baku yang menggambarkan detail suatu data; interoperabilitas untuk memastikan data dapat dibagipakaikan antarsistem elektronik; dan kode referensi, yakni memastikan setiap data memiliki identitas yang unik.

“Penyelenggaraan statistik sektoral harus dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif, sehingga menghasilkan data yang berkualitas. Data yang berkualitas dapat menjadi rujukan, dasar perencanaan, pengambilan keputusan, serta evaluasi program pembangunan agar tepat sasaran,” ujarnya.

Ia mengungkap, masih terdapat OPD yang belum melakukan input data pada aplikasi Romantik dan mengimbau agar segera melaporkan kegiatan statistik sektoralnya secara lengkap pada tahun mendatang. Mengingat kegiatan statistik sektoral menjadi bagian dari evaluasi BPS Pusat melalui EPSS.

“Sebanyak 19 kegiatan statistik sektoral telah melaporkan metadata kepada Walidata. OPD yang belum melengkapi metadata dimohon segera melakukan pelaporan agar dapat diunggah ke laman Indah BPS,” katanya.

Dengan diselenggarakannya pertemuan tersebut, Rony berharap dapat memperkuat komitmen OPD dalam menghadirkan data sektoral yang lebih baik, akurat, dan bermanfaat bagi pembangunan Kota Kediri. (uji/msn)