Jajaran Kantah Kota Pasuruan saat menghadiri Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI.
KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Pasuruan menghadiri undangan Kanwil BPN Jatim dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI. Agenda tersebut difokuskan pada pengawasan terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor pertanahan.
Dalam pertemuan itu, Kanwil BPN Jatim memaparkan kinerja PNBP 3 tahun terakhir yang menunjukkan tren peningkatan signifikan.
Berdasarkan laporan resmi, pada 2022 realisasi mencapai lebih dari 137 persen dari target, naik pada 2023 hingga sekitar 186 persen, dan kembali melampaui 150 persen pada 2024 meski target dinaikkan secara substansial. Hingga 18 November 2025, realisasi PNBP telah mencapai sekitar 80 persen dari target tahun berjalan.
Kepala Kanwil BPN Jatim menegaskan capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pelayanan dan dinamika positif administrasi pertanahan di wilayahnya.
“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak di Jawa Timur konsisten dan signifikan melampaui target yang telah ditetapkan. Capaian ini menunjukkan bahwa sektor pertanahan bergerak dinamis, didukung peningkatan kualitas pelayanan dan sistem yang semakin tertata," paparnya.
"Pencapaian ini bukan hanya keberhasilan administratif, tetapi juga mencerminkan tingginya tingkat pendaftaran dan transaksi pertanahan yang berdampak pada kepastian hukum dan iklim investasi di Jawa Timur,” imbuhnya.
Selain itu, Kanwil BPN Jatim memaparkan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat tertib administrasi pertanahan. Program Gema Patas (Gerakan Bersama Masyarakat Pasang Tanda Batas) menjadi fokus utama, bertujuan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam pemasangan patok sebagai syarat dasar pengukuran tanah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





