Penerbangan perdana Super Air Jet rute Jakarta (CGK) – Kediri (DHX) pulang-pergi.
“Sebenarnya banyak wisatawan 'kepo' dengan keindahan pantai di pesisir selatan Jawa Timur, karena itu kita harus siapkan fasilitas penghubung,” ujar Nyono.
Ditambahkan Nyono, bahwa Gubernur Khofifah Indar Parawansa juga sangat mendukung peningkatan aktifitas Bandara Dhoho Kediri.
Terbaru, menurut Nyono, Gubernur Khofifah akan menandatangani surat imbauan kepada kepala daerah serta kepada seluruh ASN instansi vertikal, ASN daerah, pegawai BUMN, hingga BUMD agar memanfaatkan Bandara Dhoho sebagai fasilitas dinas luar kota.
Area Manager Super Jet Air Jatim, Dyfi Suciyanti mengatakan, penerbangan di Bandara Dhoho Kediri tersebut menggunakan pesawat jenis Airbus 320-200 dengan kapasitas 180 kursi kelas ekonomi.
Untuk tarif penerbangan dari Bandara Dhoho Kediri ke Bandara Soekarno Hatta dibanderol sekitar Rp700 ribu, sedangkan di rute sebaliknya dari Jakarta ke Kediri sekitar Rp800 ribu.
“Sampai saat ini, tingkat keterisian tempat duduk dari Kediri sudah mencapai 50 persen untuk penerbangan 10 November 2025, sedangkan dari Jakarta sudah 60 persen,” kata dia.
Penerbangan dari Bandara Dhoho Kediri (DHX) ke Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta (CGK) akan dimulai lagi pada 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan.
Penerbangan tersebut dilayani maskapai Super Air Jet tiga kali dalam sepekan yakni setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
Untuk nomor penerbangan IU-356 terbang dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta pukul 10.20 WIB dan tiba di Bandara Dhoho Kediri pukul 11.50 WIB.
Sedangkan nomor penerbangan IU-357 terbang dari Bandara Dhoho Kediri pukul 12.30 WIB dan tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 14.00 WIB. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




