Puan Maharani. Foto: JPNN
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Kecaman masyarakat mengalir kepada Puan Maharani, Ketua DPR RI. Politisi PDIP yang tak lain putri Megawati Soekarnoputri itu mendapat banyak kecaman dari akibat ucapannya yang menyatakan tidak sembarang orang boleh memasuki Gedung DPR di Senayan, Jakarta. Menurut Puan, meski Gedung DPR terbuka, namun bukan berarti semua orang bisa masuk begitu saja.
"Kami ingin membuka gedung DPR ini, membuka itu dalam artian dalam kegiatan yang positif. Membuka itu bukan buka gerbang, buka gitu saja, kemudian semua orang boleh masuk tanpa permisi, tanpa assalamualaikum, tanpa ketok pintu dulu," ujar putri Megawati Soekarnoputri itu Hal di hadapan Parlemen Remaja di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2025).
BACA JUGA:
- Begini Repons Puan Maharani dan Pemkab Garut soal Keracunan MBG
- Anggota Dewan di Kediri Bersih-Bersih Gedung DPR, Murdi Hantoro: Senin Sudah Kembali Normal
- Pengamat Politik Adi Prayitno Dorong PDIP Cetak 'The Next Leader' di Pilpres 2029
- Tumbangkan Puan dan Ibas, Caleg Pengeritik Jokowi Raih Suara Tertinggi se-Indonesia
"Rumah kalian saja kan kalau mau masuk kan ketok-ketok dulu, harus permisi kan, enggak bisa cuman ada orang mau bertamu ke rumah kalian, terus ya masuk-masuk saja. Kan enggak boleh kayak gitu," kata Puan lagi seperti dilansir Kompas.
Pernyataan Puan itu langsung mendapat banyak komentar kecaman.
"lho kok dianalogikan sama rumah kalian. woi, rumah gue tuh gue beli tanahnya dan bangun pake duit gue sendiri jadi sangat wajar kalau orang mau masuk rumah gue permisi2 dulu. lah ini gedung dpr, emangnya emak lu yg bangun tu gedung pake duit sendiri? itu pake duit negara, beda lah ma rumah sendiri," tulis Arief R Hakim
"apa semua anggota dewan sebodoh dia? dipilih rakyat tapi tidak mau mewakili rakyat," tulis Tatong Pudjantoko.
"oke..oke. mengerti. tapi anggota dewan dan pejabat yg mau korupsi, juga harus ketok pintu dulu sm rakyat se indonesia..."halo rakyat, gw nih mau korupsi 10 trilyun, boleh gak" gitu dong harusnya kan...., harus gitu bu, jgn mau menang sendiri dong,...lha kok pengen enake dewe," tulis Joko Tingkir.
"sekelas ketua dpr ngomongin hal receh gini.. bicara dong misalkan tentang undang2 perampasan aset koruptor akan dibahas bulan ini insyaallah rampung bulan depan & disahkan bln depan..begitu ya ibu ketua dpr," Eny Tedi
Bahkan tak cukup mengecam Puan tapi ada yang menyinggung Soekarno karena Puan dianggap besar kepala.
”merasa gede kepala ,dia pikir sukarno yg berjuang sendiri untuk negara,justru rakyat dan tentara yg tumpah darah,sukarno senang poligami , tapi anak yg lain gk rakus kaya megawati dan keturunannya,” tulis Aawan Ayra
"di alam baka sana bung karno sangat malu punya cucu macam puan," tulis Iwan Prasetya
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




