Petugas dari Polres Bangkalan dan Diskopumdag saat sidak atau inspeksi mendadak ke salah satu SPBU.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Polres Bangkalan bersama Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskopumdag) melakukan sidak atau inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU, Rabu (29/10/2025).
Langkah tersebut diambil sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait isu bahan bakar pertalite yang diduga menyebabkan kendaraan brebet massal hingga viral di media sosial.
BACA JUGA:
- Diduga Tilap Uang Rp1,2 Juta, Mantan Karyawan Klinik di Bangkalan Ngaku Diminta Bayar Rp200 Juta
- ABK Kapal Kargo Ditemukan Tewas Terapung di Perairan Bangkalan
- Polres Bangkalan Ringkus 5 Mafia Solar, Berawal dari Tumpahan Minyak yang Resahkan Warga
- Akal-akalan Barcode BBM Subsidi Terbongkar, 5 Tersangka Dibekuk Polres Probolinggo Kota
“Hari ini kami melakukan pengecekan dan sidak di beberapa titik SPBU di Bangkalan terkait viralnya kasus bahan bakar pertalite,” kata Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi.
Berdasarkan pantauan wartawan BANGSAONLINE.com, sidak dilakukan di 4 titik SPBU. Yakni SPBU Keleyan, Junok, Bancaran, dan Bangkalan. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi pertalite yang tercampur air maupun etanol.
Sekretaris Diskopumdag Bangkalan, Agung, menyampaikan hasil pengecekan menunjukkan bahan bakar pertamax dan pertalite di Kota Dzikir dan Sholawat aman digunakan.
“Setelah melakukan pengecekan di beberapa titik, dapat disimpulkan bahwa kandungan air dan campuran etanol tidak ditemukan,” ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




