Di Balik Narasi Negatif Trans7, Ternyata 1.258 Santri Amanatul Ummah Lolos PTN dan PT Luar Negeri

Di Balik Narasi Negatif Trans7, Ternyata 1.258 Santri Amanatul Ummah Lolos PTN dan PT Luar Negeri Para santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah sedang mengaji kitab kuning di Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Jawa Timur. Pengajian kitab kuning sehabis shalat jemaah Shubuh itu diasuh langsung Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA. Foto: M. Mas'ud Adnan.

Yang menarik, Kiai Asep sangat serius untuk mengantar para santrinya umenjadi anggota TNI dan Polri. Bahkan untuk tahun depan Kiai Asep menargetkan 40 santri Amanatul Ummah diterima di Akmil dan Akpol.

“Saya mengundang pesiunan perwira, termasuk pensiunan jenderal, untuk melatih dan membina anak-anak yang berminat menjadi jenderal,” kata kiai miliarder tapi dermawan yang gemar bagi sarung dan sedekah itu.

Pantauan BANGSAONLINE, ada sekitar 100-san santri Amanatul Ummah yang berminat ke sekolah militer dan kepolisian, baik santri putra maupun putri.

“Mereka harus memenuhi syarat tinggi badan. Untuk calon TNI minimal tinggi badannya 156 cm,” kata Kiai Asep. “Sedangkan calon polisi minimal 165 cm untuk pria dan 163 cm untuk wanita,” tambah Kiai Asep.

Ternyata tinggi badan santri Amanatul Ummah yang berminat jadi tantara dan poisi melebihi persyaratan yang telah ditentukan. “Ada santri putri yang tingginya 170 cm,” tutur Kiai Asep sembari tersenyum.

Para santri Pondok Pesantren Amanatul Ummah mengikuti apel akbar Hari Santri Nasional (HSN) di Lapangan Besar Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Rabu (22/10/2025). Foto: MMA/bangsaonine

Santri Amanatul Ummah yang diterima di PTN dan perguruan tinggi luar negeri memang terus melonjak. Pada tahun 2024 santri Amanatul Ummah yang diterima di PTN dan perguruan tinggi luar negeri sebanyak 624 santri. 

Mereka diterima di ITB, ITS, Unair, UGM, dan lainnya melalui SNBP dan SNBT. Selain itu, 65 santri diterima di negara Timur Tengah seperti Mesir, UEA, Maroko, Tunisia, Yordania, dan Yaman, serta ada juga yang diterima di perguruan tinggi di Amerika, Jerman, Rusia, Tiongkok, dan negara-negara Eropa.

Sekarang, tahun 2025, menurut laporan HARIAN BANGSA melonjak drastis. Yaitu 1.258 santri Amanatul Ummah lolos PTN dan perguruan tinggi luar negeri.

“Alhamdulillah, semoga terus bertambah. Tujuan utama kita agar para santri bisa mewujudkan cita-cita luhur kemerdekaan Republik Indonesia. Yaitu terciptanya Indonesia sebagai negara yang maju, adil dan makmur,” harap Kiai Asep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Sedekah dan Zakat Rp 8 M, Kiai Asep Tak Punya Uang, Jika Tak Gemar Bersedekah':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO