Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto. (Ist)
Dandung juga mengatakan, selain anggaran yang tidak mencukupi, masalah lain adalah waktu. Karena untuk pengadaan membutuhkan waktu 45 hari, sehingga diperkirakan tidak selesai pada tahun ini.
“Jadi kendalanya ketersediaan anggaran, dan itu kan tidak dialokasikan, tidak ada alokasi di kami karena kan bencana. Jadi kendalanya ada di anggaran, belum ada. Yang kedua waktu pelaksanaannya yang mepet,” ujarnya.
Ia menambahkan, anggaran BTT yang hanya 2 miliar, dengan jembatan Bailey ini skemanya akan sewa antara 7 sampai 8 bulan.
“Untuk anggaran tetap menggunakan anggaran BTT. Kita gunakan untuk sewanya karena anggaran untuk pembangunan itu belum ada,” jelasnya.
Untuk pengerjaan akan lakukan secepat mungkin. Sementara akan dilakukan pembongkaran dan pembersihan. Kemudian akan dibuatkan plendes untuk tempat jembatan Bailey dan sewanya. (dad/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




